ICW Sebut Pengangkatan Indriyanto Seno Adji sebagai Dewas KPK Tak Sesuai Aturan

Kamis, 29 April 2021 09:23 Reporter : Merdeka
ICW Sebut Pengangkatan Indriyanto Seno Adji sebagai Dewas KPK Tak Sesuai Aturan Mantan Komisioner KPK Indriyanto Seno Adji. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyebut ada kejanggalan dalam pengangkatan Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Prosesnya dinilai tidak sesuai dengan undang-undang, karena tidak melibatkan panitia seleksi.

"Pengangkatan itu dilakukan tanpa melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dalam Pasal 37 E ayat (2) UU 19/2019 Jo Pasal 15 PP 4/2020 secara terang benderang disebutkan bahwa Presiden harus membentuk panitia seleksi terlebih dahulu, jika kemudian ada anggota Dewan Pengawas yang berhenti karena meninggal dunia," jelas Kurnia dalam keterangan tertulis diterima, Kamis (29/4).

Indriyanto diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas KPK menggantikan Artidjo Alkostar yang meninggal dunia. Menurut Kurnia, proses penggantian itu tidak sesuai ketentuan.

"Langkah ini menunjukkan Presiden telah mengabaikan dan menabrak regulasi yang ia ciptakan sendiri," kritik Kurnia.

Sebagai lembaga pemantau, lanjut Kurnia, ICW pun merekomendasikan agar Presiden Joko Widodo segera membatalkan keputusan mengangkat Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewan Pengawas KPK.

"ICW merekomendasikan untuk membatalkan keputusan terkait dan memproses ulang dengan terlebih dahulu membentuk panitia seleksi," tegas Kurnia.

Seperti diberitakan, Indiryanto diangkat Presiden Joko Widodo untuk mengisi jabatan anggota Dewan Pengawas KPK. Pengambilan sumpah dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4).

Reporter: Ditto Radityo (Liputan6.com) [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini