ICW Sebut KPK Bisa Bantu Pemerintah Usut Dugaan Korupsi Soeharto

Kamis, 6 Desember 2018 16:35 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
ICW Sebut KPK Bisa Bantu Pemerintah Usut Dugaan Korupsi Soeharto Keluarga Soeharto. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa mendalami kasus korupsi Presiden RI ke-2 Soeharto. KPK bisa bekerja sama dengan pemerintah meski korupsi Soeharto masih bersemayam sejak tahun 1998.

Hal itu disampaikannya selepas diskusi bertajuk 'Jangan Lupakan Korupsi Soeharto' di markas ICW, Jl Kalibata Timur IV, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).

"KPK punya problem soal menangani kasus Soeharto karena ini terjadi tahun '98 sebelumnya, ada isu soal kedaluwarsa, tetapi yang bisa dilakukan oleh KPK adalah sebaiknya KPK membantu pemerintah untuk menelusuri aset aset yang diduga milik Soeharto atau yang diduga berasal dari praktik korupsi yang dilakukan oleh Soeharto dan kroni kroninya," ucap Emerson.

Menurutnya, lembaga antirasuah tersebut andal dalam penelusuran aset (Asset Tracing). Yaitu dengan cara mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti transaksi keuangan dan nonkeuangan yang berkaitan dengan aset hasil perbuatan tindak pidana korupsi atau tindak pidana pencucian uang yang disembunyikan oleh pelaku.

"Kan KPK kalau bicara soal asset tracing penelusuran asset tracing jagonya nih dalam konteks Indonesia," katanya.

Lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo tersebut juga bisa dibantu oleh lembaga sejenis di luar negeri untuk mendalami kasus korupsi Soeharto.

"Itu bagus menurut saya tanda kutip sebaiknya KPK membantu pemerintah untuk menuntaskan kasus korupsi Soeharto," tuturnya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. KPK
  2. ICW
  3. Soeharto
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini