Ibnu Khajar: Polemik Pengelolaan Dana ACT Terjadi di Kepemimpinan Sebelumnya

Rabu, 6 Juli 2022 17:37 Reporter : Rahmat Baihaqi, Bachtiarudin Alam
Ibnu Khajar: Polemik Pengelolaan Dana ACT Terjadi di Kepemimpinan Sebelumnya Presiden ACT Ibnu Khajar. ©2022 Merdeka.com/bachtiar

Merdeka.com - Presiden ACT (Aksi Cepat Tanggap) Ibnu Khajar melempar tanggung jawab terkait pengelolaan dana umat yang bermasalah terjadi pada kepemimpinan sebelumnya. Untuk diketahui, Presiden ACT sebelumnya ialah Ahyudin, yang telah dipaksa mundur pada 11 Januari 2022 lalu.

Tanpa hendak melempar tanggung jawab, kata Ibnu, pihaknya siap membuka diri dari banyak pihak untuk melakukan audit ACT.

"Kepemimpinan yang dilakukan secara kolektif ini menjadi bukti nyata bahwa kami berusaha melakukan perbaikan, terutama dalam mengelola dana yang telah dihimpun. Semua keputusan sekarang dilakukan secara kolektif kolegial di bawah pengawasan Dewan
Pengawas," katanya dalam jumpa pers di Kantor ACT, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (6/7).

Kementerian Sosial (Kemensos) telah mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tahun 2022. Pencabutan ini buntut penggunaan dana operasional yang tidak sesuai aturan.

Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi mengatakan ACT diduga melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan Pasal 6 ayat (1). Dalam Pasal disebutkan, penggunaan dana operasional maksimal 10% dari hasil pengumpulan sumbangan. Sementara ACT menggunakan dana hingga 13,7%.

"Jadi alasan kita mencabut dengan pertimbangan karena adanya indikasi pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Sosial," kata Muhadjir dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/7).

Muhadjir menyebut, Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial masih melakukan pemeriksaan terhadap petinggi ACT. Setelah pemeriksaan selesai, Kementerian Sosial akan memutuskan sanksi lanjutan. [rhm]

Baca juga:
ACT Tetap Salurkan Donasi yang Terkumpul Sebelum Izin PUB Dicabut Kemensos
Respons ACT Izin Pengumpulan Uang Dicabut Kemensos
PPATK: Anggota ACT Kirim Dana ke Negara Berisiko Tinggi Pendanaan Terorisme 17 Kali
Temuan Aliran Dana ACT ke Al-Qaeda, PPATK: Ada yang Langsung dan Tidak
PPATK Blokir 60 Rekening Terkait Donasi ACT

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini