KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Hutan di jalur pendakian Gunung Cikuray Garut terbakar

Kamis, 14 September 2017 11:31 Reporter : Rizky Andwika
Ilustrasi kebakaran hutan. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebutkan, seluas dua hektare lahan hutan di kawasan Gunung Cikuray terbakar, Rabu (13/9).

"Akibat kejadian itu (kebakaran), lahan yang terbakar 2 hektare, korban jiwa tidak ada," kata Kepala BPBD Kabupaten Garut Dadi Djakaria di Garut, Kamis (14/9).

Dilansir Antara, dia menuturkan, kobaran api berada di kawasan jalur pendakian Blok Negla Paku Keresek, Kecamatan Cigedug atau wilayah kewenangan Perhutani Garut.

"Titik api ada di pos 5 jalur pendakian," kata Dadi.

Dia menyampaikan, kebakaran tersebut diketahui Rabu (13/9) sekitar pukul 12.30 WIB dengan lokasi hutan terbakar cukup jauh dari pemukiman penduduk.

Menurut dia, kebakaran disebabkan musim kemarau yang menyebabkan tanaman kering dan mudah terbakar ketika ada api.

BPBD bersama tim gabungan, kata Dadi, melakukan upaya pemadaman api secara manual dengan membuat sekat bakar agar api tidak terus menjalar ke tanaman hutan lainnya.

"Kami melakukan upaya pemadaman secara manual, membuat sekat bakar," katanya.

Petugas yang berwenang di kawasan hutan Cikuray seperti Perhutani diimbau agar memasang rambu larangan khusus pendaki untuk tidak membuat perapian atau api unggun karena dapat memicu terjadinya kebakaran.

"Pihak Perhutani sebaiknya membuat plang imbauan kepada pendaki untuk tidak melakukan pembakaran atau perapian," katanya.

Kebakaran hutan di Cikuray Blok Negla Paku Keresek itu merupakan pertama kali terjadi selama musim kemarau tahun ini.

Sebelumnya kebakaran hutan sudah terjadi beberapa kali di kawasan Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler.

Kasus kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya menyebabkan kerusakan pada lahan hutan. [rzk]

Topik berita Terkait:
  1. Kebakaran Gunung
  2. Musim Kemarau
  3. Garut
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.