Hujan Deras Sembilan Jam Sebabkan Banjir di Bima, Dua Warga Meninggal

Minggu, 4 April 2021 18:05 Reporter : Merdeka
Hujan Deras Sembilan Jam Sebabkan Banjir di Bima, Dua Warga Meninggal Ilustrasi mayat. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (3/4). Akibat hujan deras selama kurang lebih sembilan jam tersebut mengakibatkan banjir dan membuat empat bendungan meluap, tak mampu menahan debit air.

"Hujan yang turun selama kurang lebih 9 jam pada Sabtu, di seluruh wilayah Kabupaten Bima menyebabkan bendungan yang ada di 4 Kecamatan meluap sehingga menggenangi persawahan dan perumahan warga," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangannya, Minggu (4/4).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima untuk memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di 29 desa.

Tercatat wilayah yang terdampak banjir adalah Kecamatan Madapangga, Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, NTB. Banjir terjadi mulai pukul 15.00 WITA dengan ketinggian air mencapai 2 meter.

"BPBD Bima melaporkan dua warganya meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Tercatat kurang lebih 9.245 KK atau 27.808 jiwa terdampak. Jumlah warga yang mengungsi ke rumah kerabat dan lokasi lainnya masih dalam pendataan BPBD Bima," kata dia.

Selain korban jiwa, sekitar 9.245 unit rumah warga terendam, 12 di antaranya rusak. 4 jembatan terputus, 294 hektare lahan pertanian dan 25 hektare lahan perikanan warga ikut tedampak.

BPBD Bima berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan Desa terdampak untuk menurunkan personel dan melakukan penanganan pasca kejadian banjir. BPBD mengirimkan perahu karet, tenda, dan logistik sebagai bantuan awal.

"Kondisi saat ini dilaporkan banjir sudah berangsur surut meski hujan masih berlangsung. BPBD setempat juga berkoordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi perkembangan cuaca di wilayah tersebut," kata dia.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini