Hikmah Miranda Goeltom tiga tahun di balik jeruji

Rabu, 3 Juni 2015 07:03 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Hikmah Miranda Goeltom tiga tahun di balik jeruji miranda goeltom bebas. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom bebas murni tepat pada 2 Juni 2015. Miranda bebas setelah menjalani vonis hukuman penjara selama tiga tahun karena terbelit kasus suap cek pelawat yang diungkap KPK.

Miranda ditahan sejak 1 Juni 2012 dan vonisnya dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap pada 25 April 2013. Miranda ditahan di Lapas khusus wanita di Tangerang, Banten.

Banyak cerita Miranda selama ditahan di balik jeruji pesakitan. Miranda bahkan mengaku mendapatkan hikmah dari apa yang telah ia jalani selama ini.

"Kita jadi sabar, kita jadi manusia baru, kita baru ditemukan tetapi kita tetap tegar dan selamat. Terima kasih ya," ujar Miranda kepada wartawan usai menghadiri acara syukurannya di Auditorium Gereja GBIP Paulus Jalan Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Selasa (2/6)

Usai dapat menghirup udara segar, Miranda bahkan langsung menggelar kebhaktian di Gereja GBIP Paulus Jalan Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Hal ini dalam rangka syukuran karena dirinya sudah bebas dan menjalani hukuman selama tiga tahun belakangan.

Berikut kisah Miranda Goeltom selama di bui tiga tahun sampai mendapat hikmah, dihimpun merdeka.com, Rabu (3/6):

1 dari 4 halaman

Langsung gelar kebaktian

Miranda S Goeltom. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Mantan Deputi senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom melakukan ibadah kebaktian di gereja GBIP Paulus Jalan Sunda Kelapa, Jakarta Pusat usai bebas dari lapas hari ini.

Miranda yang terlihat mengenakan pakaian krem meninggalkan ruang ibadah pada pukul 13.00 WIB untuk melanjutkan acara di auditorium Gereja GBIP Paulus yang masih bersebelahan dengan ruangan kebaktian.

Tak banyak kata yang keluar dari mulut Miranda saat ditanya wartawan mengenai bebasnya dirinya dari tahanan perempuan hari ini. "Sehat" ujar Miranda singkat.

2 dari 4 halaman

Jalani hukuman dengan iman dan bersyukur

Miranda S Goeltom. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Miranda yang terjerat kasus suap cek pelawat (traveller cheque) ke anggota DPR untuk pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) ini mengaku menjalani masa hukumannya selama 3 tahun dengan penuh rasa iman. Miranda juga mengaku bersyukur karena diberikan kesehatan selalu.

"Saya kena hukuman tiga tahun. Saya jalani dengan penuh iman dan saya ucap syukur, saya sehat selalu," ucap Miranda usai menghadiri acara di auditorium Gereja GBIP Paulus, Jalan Sunda Kelapa 12 Jakarta Pusat, Selasa (2/6).

Keluarnya Miranda hari ini adalah bonus menurutnya, karena pada saat itu dia ditahan 1 Juni 2012 oleh KPK dan seharusnya dibebaskan tanggal 1 juni 2015.

"Meskipun banyak yang saya tidak mengerti seperti kalian tahu tiga tahun dari 1 Juni itu mestinya 1 Juni lagi. Tapi saya baru keluar hari ini. Saya dapat bonus tambahan sehari. Saya terima kasih untuk semuanya semoga Allah memberi saya tetap kekuatan saya boleh jalani kehidupan saya lagi dengan sukacita," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Jadi sabar dan tetap tegar

Miranda Goeltom. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Bekas Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom mengaku mendapat hikmah selama 3 tahun penahanannya di LP tangerang. Setelah bebas, Miranda menyebut dirinya lebih sabar dan juga merasa seperti manusia baru.

"Kita jadi sabar, kita jadi manusia baru, kita baru ditemukan tetapi kita tetap tegar dan selamat. Terima kasih ya," Ujar Miranda kepada wartawan usai menghadiri acara syukurannya di Auditorium Gereja GBIP Paulus Jalan Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Selasa (2/6).

Saat ditanya wartawan mengenai acara syukuran atas dibebaskannya hari ini, miranda mengaku kalau itu bukan kemauannya. Acara ini menurut dia, merupakan inisiatif dari saudara dan teman-temannya.

"Ibadah ini diselenggarakan atas inisiatif saudara dan teman-teman saya. Dan juga pengurus gereja, karena memang saya juga tidak ingin ada apa-apa tadinya. Tapi ibadah syukur adalah sesuatu pengucapan syukur kepada yang maha kuasa. Yang telah menolong dan menjaga saya selama ini," ujarnya

4 dari 4 halaman

Di penjara bangun gereja, musala dan buat buku

Miranda Goeltom. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Marice Wowor Tikoalu sekretaris Gereja GBIP Paulus mengatakan, mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom sempat menyampaikan perasaannya setelah bebas dari Lapas Wanita Tangerang hari ini. Menurut Marice, di ruang ibadah Miranda menuturkan kisahnya selama 3 tahun mendekam di Lapas Wanita Tangerang.

"Ibu Miranda menyampaikan kesaksiannya 10-12 menit. Kalau menceritakan semua begitu banyak kisahnya tentu panjang, tidak cukup waktunya, kita kan terbatas waktunya" ujar Marice, di halaman gereja GBIP Paulus Jakarta Pusat, Selasa (2/6).

Dalam kesaksiannya, kata Marice, selama di Lapas, Miranda mengaku berkelakuan baik seperti tak pernah meninggalkan ibadah tiap minggu. Bahkan di Lapas itu, Miranda membangun musala dan gereja

"Di Tangerang itu dia membangun musala, gereja. Setiap hari Minggu bisa ibadah, begitu banyak kesaksian tadi yang disampaikan" tuturnya

Marice mengatakan, dalam kesaksiannya awal ditahan Miranda merasa tidak menerima atas hukuman yang dijatuhi kepadanya. Namun, Miranda menyadari bahwa hukuman yang diterimanya itu adalah rencana tuhan.

"Tadinya dia mengatakan, kok begini ya? tapi kenyataannya memang tuhan yang membuat dia sampai dia benar-benar tahu semua ini rencana tuhan, justru itu kami syukuri karena dia juga salah satu jemaat kami" ujarnya.

Selain membangun musala dan gereja, Miranda juga menulis sebuah buku. "Dia menulis satu buku sebentar lagi keluar" imbuhnya.

Saat di konfirmasi mengenai bukunya, Miranda membenarkan bahwa dia menulis buku. "Iya," singkatnya. [rnd]

Baca juga:
Miranda Goeltom ngaku dapat hikmah selama 3 tahun dipenjara
Baru bebas 2 Juni, Miranda ngaku dapat bonus satu hari di penjara
Ekspresi bahagia Miranda Goeltom usai dibebaskan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini