Hengky Kurniawan Akui Sulit Hubungi Aa Umbara, ASN Diminta Bekerja Seperti Biasa

Senin, 5 April 2021 16:35 Reporter : Aksara Bebey
Hengky Kurniawan Akui Sulit Hubungi Aa Umbara, ASN Diminta Bekerja Seperti Biasa Pasangan Aa Umbara Sutisna-Hengky Kurniawan daftar Pilkada Bandung Barat. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), Hengky Kurniawan mengaku kesulitan menghubungi Bupati KBB, Aa Umbara. Namun, ia memastikan roda pemerintahan tetap berjalan sembari menunggu arahan dari pemerintah pusat mengenai penunjukan sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati.

Hengky menyebut saat ini Aa Umbara sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kota Bandung. Politisi PDIP ini belum bisa menjenguk untuk melihat langsung kondisi Aa Umbara.

"Bupati sedang sakit. Saya belum sempat menjenguk, sulit menghubungi beliau karena ponselnya juga dimatikan," ujar dia, Senin (5/4).

Diketahui, Aa Umbara Sutisna (AUS) dinyatakan sebagai salah satu tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus sebagai tersangka korupsi dalam pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

KPK juga menetapkan tersangka terhadap anak AUS, Andri Wibawa (AW) sebagai pihak swasta dan Pemilik PT Jagat Dir Gantara sekaligus Sentral Sayuran Garden City Lembang M Totoh Gunawan (MTG).

Selama Aa Umbara dalam perawatan dan tersandung kasus hukum, ia tetap fokus pada kinerja dan penuntasan janji kampanye. Program yang sudah dirancang dipastikan tetap berjalan, di antaranya perbaikan jalan.

"Kita masih punya waktu untuk membenahi semuanya. Tentu harus jadi pelajaran buat semuanya. ASN diminta tetap tenang dan bekerja seperti biasa," ucap Hengky.

Di sisi lain, Ia masih menunggu arahan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai status dirinya dalam menjalankan tugas di Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat.

"Terkait status Plt dan lain-lainnya, intinya saya menunggu arahan dari gubernur dan Kemendagri. Tidak etis juga membicarakan itu sekarang," kata pria yang sebelumnya dikenal sebagai aktor sinetron itu. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini