Hendak memancing, Bripka Aria dan anak tewas tenggelam

Minggu, 30 Agustus 2015 00:06 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Hendak memancing, Bripka Aria dan anak tewas tenggelam Ilustrasi Orang Tenggelam. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang anggota Sat Sabhara Polres Bengkayang, Bripka Aria Dhianata, ditemukan meninggal bersama anak pertamanya, Bima Hanif Calibou Roubbhi, yang baru berusia tujuh tahun. Mereka tewas akibat kapal cepat mereka tumpangi karam di Perairan Teluk Suak, Kabupaten Bengkayang.

"jenazah almarhum beserta anaknya ditemukan sudah tidak bernyawa oleh tim SAR Sat Pol Air Polres Bengkayang, di sekitar laut Teluk Suak, Kabupaten Bengkayang, Sabtu, sekitar pukul 15.19 WIB," kata Kapolres Singkawang, AKBP Agus Triatmaja, di Singkawang, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (29/8).

Ayah dan anak itu tewas tenggelam di dasar laut karena speed boat yang dikendarai bersama rekannya itu, mengalami karam karena gelombang besar.

"Kejadian tragis yang dialami almarhum itu berawal dari niat almarhum untuk memancing di laut Teluk Suak, Kabupaten Bengkayang. Namun, saat berangkat sekitar pukul 13.00 WIB (dari Dermaga Teluk Suak menuju ke Pulau Penata), kendaraan speed boat yang dikendarai oleh almarhum beserta rekannya, Willy dan Bayu, mengalami karam yang disebabkan gelombang besar," ujar Agus.

Karena insiden itu, Willy pun mencoba menghubungi Zulpian. Kemudian Zulpian menghubungi Bripka Wahyu (anggota Sat Sabhara) untuk meminta bantuan. Di samping itu juga, lanjutnya, Willy juga menghubungi Joni (ayah kandungnya).

"Tapi sekitar pukul 13.38 WIB, ponsel Willy sudah tidak bisa dihubungi. Lalu Joni mendatangi Pos Pol Airut Teluk Suak Res Bengkayang untuk meminta bantuan," ucap Agus.

Sekitar pukul 15.19 WIB, jasad Bripka Aria dan anaknya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Sat Pol Air Polres Bengkayang. Sedangkan Bayu saat ini belum ditemukan.

Sementara Willy, lanjut Agus, sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Atas kejadian itu pula, lanjut Kapolres, jenazah bapak dan anak itu langsung dibawa dari Dermaga Teluk Suak ke rumah duka di Jalan Gunung Sari, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

"Sampai di rumah duka, sekitar pukul 17.00 WIB. Rencananya, kedua almarhum ini akan dimakamkan pada hari Minggu (30/8) sebelum Salat Ashar di TPU Jalan Kridasana, Kecamatan Singkawang Barat. Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan dan kesabaran. Dan berharap, semoga almarhum diterima di sisi-Nya," lanjut Agus. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. Tewas Tenggelam
  2. Polisi
  3. Bengkayang
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini