Hendak Bekerja di Cilegon Positif Covid-19, Warga Purwakarta Dibawa ke RS Wisma Atlet

Senin, 11 Mei 2020 06:35 Reporter : Dwi Prasetya
Hendak Bekerja di Cilegon Positif Covid-19, Warga Purwakarta Dibawa ke RS Wisma Atlet RS Darurat Wisma Atlet. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pekerja asal Kabupaten Purwakarta berinisial KS (42), yang hendak bekerja di Kota Cilegon, Banten, dinyatakan Positif Corona atau Covid-19. Pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut rencananya akan bekerja di salah satu perusahaan di Kota Cilegon.

"Jadi yang bersangkutan rencananya akan tinggal di sebuah kontrakan di perumahan Arga Baja Pura, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade, Minggu (10/5).

Aziz mengatakan, pasien bersama seorang temannya tiba di Kota Cilegon pada 4 Mei 2020, datang dari purwakarta menggunakan kendaraan umum.

"Yang bersangkutan datang ke Cilegon untuk bekerja di PT DAT dibawa naungan PT Krakatau Engineering (KE). Berdasarkan regulasi prosedur PT KE pada hari Selasa 5 Mei 2020, saudara KS dan BMI bersama empat pekerja lainnya harus melakukan swab untuk diperiksa melalui PCR di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon dan disarankan dokter untuk melakukan isolasi mandiri di kontrakannya sambil menunggu hasil PCR," ujarnya.

Azis mengungkapkan, pada Sabtu 9 Mei 2020, berdasarkan hasil tes PCR yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

"Pada hari Sabtu 9 Mei 2020 hasil PCR sudah diketahui bahwa saudara KS terkonfirmasi positif, sedangkan lima orang temannya dinyatakan negatif Covid-19. Dan malam itu juga saudara KS dijemput pihak RSKM bekerjasama dengan Dinkes Kota Cilegon untuk dibawa ke Wisma Atlet di Jakarta," Ujarnya.

Ke lima orang rekan KS dinyatakan negatif Covid-19, namun mereka tetap harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, dan kini kelimanya telah dipindahkan dari kontrakannya ke salah satu hotel di Kota Cilegon untuk menjalani isolasi.

"Karena yang bersangkutan bukan warga Kota Cilegon, maka yang dimasukan ke data sebaran Covid-19 Kota Cilegon. Adapun langkah- langka yang akan diambil Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Cilegon adalah melakukan penyemprotan disinfektan di rumah kontrakan dan lingkungannya yang rencananya akan dijadikan tempat tinggal bersangkutan," kata Aziz.

Adanya kasus ini dan untuk memutus matarantai penyebaran covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon meminta kepada perusahaan-perusahaan di wilayah Kota Cilegon, agar melaksanakan Surat Edaran (SE) Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, yaitu menghentikan sementara perpindahan tenaga kerja dari pusat atau cabang dari luar Kota Cilegon.

"Dalam surat edaran itu juga tertuang bahwa perusahaan harus menghentikan sementara penempatan tenaga kerja baru dan menerima tamu atau konsultan atau mitra kerja dari luar Kota Cilegon," tegasnya. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini