Hasil Swab Reaktif Covid-19, 5 Peserta Tes Calon Taruna Akpol Langsung Digugurkan

Jumat, 7 Mei 2021 14:18 Reporter : Ananias Petrus
Hasil Swab Reaktif Covid-19, 5 Peserta Tes Calon Taruna Akpol Langsung Digugurkan Seleksi calon taruna Akpol di NTT. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyebaran virus covid-19 masih terus meningkat di wilayah Nusa Tenggara Timur. Cegah penyebaran dan masuknya varian baru, semua kegiatan digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti proses penerimaan terpadu calon anggota Polri taruna Akpol, bintara dan tamtama Tahun 2021. Sejak Senin (26/4) lalu, digelar pemeriksaan kesehatan tahap I di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTT.

Pemeriksaan kesehatan tahap I meliputi pemeriksaan tinggi berat badan, fisik, mata, THT, tinggi dan berat badan, gigi dan tekanan darah.

Setiap hari ada 250 peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap I. Itupun dibagi lagi dalam dua gelombang, yakni gelombang I sebanyak 125 orang pada pagi hari dan gelombang kedua sebanyak 125 orang pada siang hari.

Selama pelaksanaan, peserta wajib membawa surat rapid tes terbaru yang masa berlakunya hanya dua hari. Peserta yang masa berlaku surat keterangan bebas Covid-19 habis, diberikan kesempatan melakukan rapid tes lagi untuk mendapatkan hasil terbaru yang akurat.

Hingga hari ke 18 pelaksanaan tes kesehatan tahap I, ada lima peserta yang reaktif dan positif covid-19.

Lima peserta ini terdiri dari satu orang calon taruna Akpol asal Kabupaten Sumba Timur dan empat orang lainnya calon Bintara Polri. Para peserta penerimaan anggota Polri ini langsung digugurkan panitia.

"Begitu ada hasil reaktif maka peserta tersebut tidak diperkenankan ikut tahapan lagi," tandas PS Kabag Dalpers Polda NTT, Kompol Andry Setiawan, Jumat (7/5).

Andry mengatakan, panitia seleksi memperketat aturan agar setiap peserta membawa hasil rapid tes terbaru, yang masa berlakunya hanya 2x24 jam.

"Setiap ikut tahapan seleksi maka peserta wajib membawa hasil rapid tes yang memastikan negatif covid-19. Ini adalah sesuai ketentuan dari Mabes," katanya.

Peserta pun wajib selalu memakai masker selama pelaksanaan kegiatan seleksi, selalu membawa handsanitizer serta disediakan sarana cuci tangan, guna memudahkan peserta mencuci tangan.

Pengukuran suhu tubuh peserta pun rutin dilakukan setiap pagi, sebelum pelaksanaan tahapan seleksi. Bagi peserta yang reaktif atau positif covid-19 maka langsung dinyatakan tidak memenuhi syarat, dan tidak bisa lagi mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini