Hasil survei teratas dampingi Jokowi, JK mengaku ingin istirahat

Selasa, 24 April 2018 17:10 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Hasil survei teratas dampingi Jokowi, JK mengaku ingin istirahat Jokowi-JK hadiri buka puasa bersama Partai NasDem. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku akan istirahat dan tidak ingin maju dalam laga Pilpres 2019. Terlebih aturan dalam pasal 7 UUD 1945 menyebutkan Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.

"Seperti saya katakan, saya sendiri tentu ingin istirahat dan apalagi masalah konstitusi sudah menetapkan seperti itu. Harus dua kali," kata JK di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (24/4).

JK enggan terlalu menanggapi hasil survei yang menempatkan namanya sebagai cawapres paling banyak dipilih mendampingi Jokowi. Dalam survei dilakukan Litbang Kompas, 15,7 persen responden memilih JK kembali maju dalam Pilpres 2019 mendampingi petahana Jokowi.

"Saya berterima kasih kepada setiap tanggapan-tanggapan yang baik atas apa yang kita kerjakan selama ini. Ya bagi saya bekerja bersama dengan pak Jokowi suatu tugas yang amanah yang harus kita laksanakan dengan baik," kata JK.

Kendati begitu, dia masih mempertimbangkan soal aturan dua kali presiden dan wakil presiden yang tertuang dalam pasal 7 UUD 1945. Meski dua kali menjadi wakil presiden, jabatan itu diemban JK tak secara berturut-turut.

"Nanti kita pikirkan. Tapi kan konstitusinya kan berbunyi begitu. Nanti kita perhatikan, lihat," kata JK. [gil]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini