Hasil lab UI, cairan kimia dipastikan asam sulfat
Merdeka.com - Wartawan Kompas TV Alvi langsung membawa sampel cairan kimia yang menempel di tasnya ke Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI) untuk diteliti. Dari hasil penelitian tersebut, cairan yang mengakibatkan luka bakar tersebut merupakan H2S04 atau asam sulfat.
Hasil laboratorium tersebut disampaikan oleh Kepala Laboratorium Afiliasi Fakultas MIPA UI Sunardi.
"Dari hasil penelitiannya cairan itu dinyatakan zat kimia berjenis H2S04 atau asam sulfat, dengan kepekatan di bawah 97 persen," ujar Alvi kepada merdeka.com, Senin (2/4).
Sebelum membawa ke lab MIPA UI, Alvi juga sudah pergi ke dokter spesialis kulit di RS Medistra, dr Erwin. Dari luka bakar yang disebabkan akibat cairan itu, Erwin juga menyebut cairan tersebut adalah asam kuat.
"Dokter lalu memberi saya krim antibakar, obat antinyeri dan antibiotik," imbuh Alvi.
Saat meliput demo di depan DPR beberapa wartawan dan aparat kepolisian terkena cairan kimia. Cairan tersebut menyebabkan kulit melepuh dan terasa panas.
Hingga saat ini kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Kepolisian juga belum memastikan jenis cairan berbahaya itu dan juga motif pelaku menggunakannya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya