Harta Bertambah, Menko Polhukam Mahfud MD Menyampaikan LHKPN ke KPK

Senin, 2 Desember 2019 14:50 Reporter : Merdeka
Harta Bertambah, Menko Polhukam Mahfud MD Menyampaikan LHKPN ke KPK Menko Polhukam Mahfud MD. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mahfud datang dengan pengawalan layaknya pejabat negara. Namun Mahfud tak masuk melalui pintu depan markas antirasuah. Mahfud langsung menuju pintu belakang Gedung Merah Putih KPK.

Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak membenarkan bahwa Mahfud MD telah datang ke KPK. "Sudah hadir. Untuk laporkan LHKPN," ujar Yuyuk saat dikonfirmasi, Senin (2/12/2019).

Kedatangan Mahfud MD ke KPK ini guna menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Mahfud memang dijadwalkan datang ke gedung KPK sekitar pukul 13.00 WIB untuk melaporkan hartanya.

Berdasarkan informasi Mahfud MD terakhir melaporkan hartanya pada 1 April 2013 saat menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam LHKPN tersebut, Mahfud tercatat memiliki harta senilai Rp15.063.958.397 dan USD 104.615.

1 dari 1 halaman

Ada Penambahan Jumlah Harta

Mahfud MD menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mahfud menyatakan, penyampaian LHKPN merupakan kewajiban bagi dirinya sebagai penyelenggara negara.

"Saya ke sini untuk memenuhi kewajiban sebagai penjabat negara, yaitu menyerahkan LHKPN," ujar Mahfud di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2019).

Mahfud mengaku ada penambahan jumlah harta yang dia laporkan. Diketahui Mahfud terakhir melaporkan hartanya pada 2013 saat menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sejak jaman saya laporan terakhir itu tahun 2013, tentu ada penambahan, kan sudah enam tahun," kata Mahfud.

Mahfud mengimbau kepada para menteri-menteri pemerintahan Jokowi-Maruf Amin yang belum menyampaikan LHKPN untuk segera melaporkan hartanya.

"Iya lah (mengimbau), menteri-menteri saya dengar yang agak lambat itu kan yang dari swasta, karena itu (LHKPN) memang rumit laporannya, bukan enggak mau, memang rumit," kata dia.

Dalam LHKPN tahun 2013, Mahfud tercatat memiliki harta senilai Rp15.063.958.397 dan USD 104.615.

Mahfud memiliki 14 bidang tanah dan bangunan senilai Rp4.260.434.000 yang tersebar di Jakarta, Sleman, dan Pamekasan. Mahfud juga tercatat memiliki enam unit kendaraan bermotor dengan total nilai sebesar Rp777 juta.

Mahfud juga mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp73.200.000 serta giro dan setara kas bernilai Rp9.953.324.397 dan USD 104.615. [ded]

Baca juga:
Mahfud MD Lapor Harta Kekayaan Ke KPK
Mahfud Soal Annas Maamun dapat Grasi: Sakit, Sudah Pakai Oksigen Tiap Hari
Terbang ke Papua, Mahfud Ingin Pantau Kondisi Jelang HUT OPM
Mahfud MD Akan Terbang ke Papua, Jokowi Titipkan Sejumlah Pesan
Mahfud MD Tegaskan Izin Perpanjangan FPI Belum Dikeluarkan karena Ada Masalah
Saat Menko Mahfud MD Bimbing Mantan Staf Parampara Praja jadi Mualaf

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini