Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Anas Semangati Siswa SMA/SMK

Senin, 15 Juli 2019 13:13 Reporter : Rizlia Khairun Nisa
Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Anas Semangati Siswa SMA/SMK Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kunjungi SMKN I Glagah Banyuwangi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Hari pertama masuk sekolah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melakukan kunjungan ke SMKN I Glagah, Banyuwangi. Momen ini dimanfaatkan untuk menyemangati anak–anak SMA/SMK yang sedang mengikuti kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) 2019.

Apel MPLS yang digelar di SMKN I Glagah ini diikuti sekitar 1.000 siswa yang berasal dari empat sekolah, yakni SMKN I Glagah, SMAN I Glagah, SMAN I Giri dan SMKN I Banyuwangi.

Di hadapan ratusan siswa tersebut, Anas langsung memberikan contoh tokoh-tokoh bangsa yang memulai kiprahnya sejak masa SMA, salah satunya Soekarno. Tokoh proklamator ini sudah menuliskan mimpinya membangun bangsa ini dari masa SMA.

©2019 Merdeka.com

"Di kamar Bung Karno kala SMA sudah tertulis 'Masa Depan Bangsa Indonesia akan Dikobarkan Anak Muda'. Dan itu diwujudkan oleh Bung Karno bersama tokoh-tokoh muda lainnya untuk membentuk republik. Ini menunjukkan bahwa usia SMA adalah masa transisi yang paling penting. Masa-masa SMA ini menentukan kesuksesan di masa mendatang," kata Anas.

Di masa sekarang pun, anak-anak muda Indonesia juga terus berkiprah. Anas lalu menyebut para pendiri perusahaan rintisan teknologi, mulai dari pendiri Gojek, Bukalapak, hingga Ruangguru.

"Kita mengenal Nadiem Makarim, Achmad Zaky, juga ada Belva Devara yang mendirikan bimbel online Ruangguru. Masih ada juga Warung Pintar, startup yang menggarap teknologi sektor ritel. Warung kecil didigitalisasi dan dipermak sedemikian rupa untuk membuatnya berdaya saing dengan ritel modern. Di usia muda, mereka telah berperan besar dalam kemajuan bangsa. Ini harus menjadi penyemangat kalian untuk mulai mengukir prestasi dari sekarang," beber Anas.

©2019 Merdeka.com

"Belajarlah yang rajin dari sekarang, jangan mudah menyerah. Walau kita ini berada di ujung pulau, jangan patah arang. Dengan perkembangan teknologi komunikasi, semua sekarang memiliki peluang yang sama untuk sukses," kata Anas.

Dalam kesempatan itu, Anas juga berharap agar para guru senantiasa melakukan inovasi dalam pengajaran siswa. Guru, lanjut Anas, kini tak perlu malu menjadikan siswa sebagai teman diskusi.

"Tidak kita pungkiri, anak-anak muda sekarang jauh lebih menguasai teknologi dibanding kita. Jangan malu bertanya ke mereka, anak-anak ini justru harus kita jadikan referensi," kata Anas.

©2019 Merdeka.com

Di akhir pidatonya, Anas meminta agar siswa meningkatkan ibadahnya. Menurut Anas, kesuksesan seseorang tak lepas dari bantuan Allah SWT.

"Kita boleh belajar setinggi langit, tapi ingat Allah SWT tetaplah yang menentukan. Dan jangan lupa, peduli dengan sesama teman yang membutuhkan pertolongan. Siapa yang menolong orang lain, maka kita akan dilingkupi keberkahan," jelas Anas.

Usai menyemangati anak-anak SMA tersebut, Anas menyempatkan diri bertemu dengan para wali murid dan melihat sejumlah inovasi karya anak SMKN 1 Glagah, antara lain prototype smart home yang bisa dikendalikan dari telepon genggam.

SMKN 1 Glagah, memang dikenal banyak menghasilkan teknologi sederhana yang dirancang oleh siswa dan guru. Bahkan, mereka tengah merancang Rumah Inovasi untuk memfasilitasi karya-karya anak didiknya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Banyuwangi
  2. Banyuwangi
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini