Hari Pertama Idulfitri, Lalin Tol Jakarta-Cikampek Terpantau Padat

Kamis, 13 Mei 2021 11:18 Reporter : Bachtiarudin Alam
Hari Pertama Idulfitri, Lalin Tol Jakarta-Cikampek Terpantau Padat Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek menjelang Natal. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Arus lalu lintas di tol Tol Jakarta-Cikampek (Japek) terpantau pandat pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijiriah. Meski pemerintah telah berlakukan larangan mudik dengan mendirikan pos penyekatan di beberapa titik krusial.

Informasi lalu lintas ini disampaikan PT Jasamarga melalui akun Twitternya @PTJASAMARGA pada Kamis (13/5) pukul 10.33 Wib.

"10.33 Wib, Tol_Japek Cikarang Barat KM 31 arah Cikampek Padat, dampak ada Penyekatan. ; Cikampek - Dawuan-Cikarang-Cikunir-Cawang Lancar," tulis akun Jasamarga seperti dikutip merdeka.com.

Kondisi itu imbas dari penyekatan yang dilakukan aparat kepolisian, pada jalur arah Cikampek/Bandung dilakukan di KM 31 Cikarang Barat. Kemudian, di Keluar GT Bekasi Timur, Keluar GT Cibatu, Keluar GT Karawang Barat, dan Penyekatan selanjutnya dilakukan di GT Kalihurip 1 (Keluar Kalihurip) dan GT Cikampek (Keluar Cikopo).

Seperti diketahui, penyekatan untuk menghalau pemudik mulai Tanggal 6 Mei 2021 Pukul 00.00 Wib. Kendaraan yang sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 tahun 2021 dapat melanjutkan perjalanan.

Sementara, untuk kondisi arus lalu lintas di tol di Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) Lancar. Walaupun ada penyekatan di GT Bogor 1 dan Keluar Gadog arah Puncak, Mulai Tanggal 6 Mei 2021 Pukul 00.00 Wib.

"10.35 Wib, Tol_Jagorawi Cawang-TMII-Cibubur-Bogor-Ciawi Lancar. Ciawi-Bogor-Cibubur-TMII-Cawang Lancar," tulis akun @PTJASAMARGA.

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo memprediksi arus balik mudik lebaran masyarakat kembali ke Jakarta terjadi pada Minggu, tanggal 16 Mei 2021. Dia berharap para arus balik mudik ini berjalan Lancar.

"Arus balik tanggal 16 Mei, hari minggu sudah ada, sampai tanggal 24 selama 1 minggu. Ini mudah-mudahan mereka kembalinya tidak bersamaan sehingga kemudian tidak timbul kemacetan," kata Sambodo kepada wartawan, Rabu (12/5).

Terkait prediksi arus balik, Sambodo menambahkan polisi memiliki dua opasi memperpanjang waktu oprasi Ketupat Jaya atau tetap melakukan operasi rutin yang ditingkatkan untuk pengamanan pemudik.

"Ada opsi sedang diatur apakah ada kemungkinan operasi Ketupat Jaya diperpanjang, atau operasi Ketupat sampai 17 Mei nanti, dari 17 sampe 24 Mei kita menggunakan kegiatan rutin yang ditingkatkan," terangnya.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan walau besok sudah Hari Raya Idul Fitri pendirian pos penyekatan larangan mudik tetap diberlakukan hingga 17 Mei. Hal itu menyusul antisipasi keberangkatan pemudik yang dilakukan selepas Salat Idul Fitri.

"Ada (pos penyekatan), Sampai tanggal 17 Mei kita masih tetap menyekat keluar karena diperkirakan tanggal 17 yang abis salat Ied di Jakarta namun kemudian keluar kota setelahnya. Jadi masih melaksanakan penyekatan sampe tanggal 17 Mei," tuturnya.

Sementara untuk menyikapi prediksi arus mudik yang sampai 24 Mei tersebut, Sambodo mengatakan bahwa jajarannya masih menunggu aturan dari Korps Lalu Lintas Mabes Polri.

"Nah bagaimana 17 sampe 24 kita masih menunggu dari pusat seperti apa," tuturnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini