Hari Ke-6 Pencarian Sriwijaya Air, Basarnas Kumpulkan 67 Kantong Jenazah

Kamis, 14 Januari 2021 20:11 Reporter : Bachtiarudin Alam
Hari Ke-6 Pencarian Sriwijaya Air, Basarnas Kumpulkan 67 Kantong Jenazah Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Rasman. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) hari ini telah menerima secara keseluruhan 67 kantong terdiri dari 59 kantong body part dan 8 kantong serpihan pesawat, yang berhasil didapatkan Tim SAR Gabungan.

Dari hasil operasi yang dilakukan, tercatat 67 kantong yang diterima merupakan hasil pengiriman dari lima kapal yang telah tiba di Posko Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta Utara.

"Yang kelima Dari Kapal KRI Tjiptadi," kata Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Rasman saat proses penerimaan, Kamis (14/1).

Berikut rincian yang berhasil diterima Basarnas dari hasil operasi pencarian dan evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di perairan Laki dan Langsang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Penyerahan pertama diserahkan Kapal SAR karena milik Basarnas yang tiba sekitar pukul 16.30 Wib, membawa total 37 kantong, dengan rincian 36 kantong body part dan 1 kantong serpihan pesawat.

Kedua, diserahkan oleh kapal milik Polairud yang tiba sekitar pukul 17.20 Wib, dengan membawa total 10 kantong, terbagi menjadi 7 kantong jenazah dan 3 kantong puing pesawat.

Selanjutnya, penyerahan ketiga dilakukan oleh kapal milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang tiba sekitar pukul 18.00 Wib, dengan menyerahkan 2 kantong, terdiri dari 1 kantong puing pesawat dan 1 kantong dokumen korban.

Penyerahan keempat diantarkan oleh kapal milik Basarnas yang tiba pada pukul 18.30 Wib, membawa total 16 kantong jenazah.

Kemudian kapal terakhir yang menyerahkan hasil temuan yakni, KRI Tjiptadi milik TNI Angkatan Laut yang tiba sekitar pukul 19.00 Wib, dengan membawa 2 kantong, terdiri dari 1 kantong berisi serpihan pesawat dan 1 kantong properti barang milik korban.

Kemudian hasil temuan tersebut langsung diserahkan oleh Basarnas kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk tindak lanjut proses identifikasi. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini