Harga beras meroket, nenek 100 tahun ini kurangi produksi karak

Selasa, 3 Maret 2015 11:13 Reporter : Arie Sunaryo
Harga beras meroket, nenek 100 tahun ini kurangi produksi karak nenek penjual karak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Mahalnya harga beras akhir-akhir ini membuat sejumlah perajin karak (kerupuk beras) di Sukoharjo, Jawa Tengah resah. Meski mahal mereka tetap berproduksi untuk mempertahankan hidup.

Lantaran pekerjaan tersebut merupakan mata pencaharian satu-satunya puluhan warga yang ada di Desa Gadingan, Wirun dan Desa Dukuh Kecamatan Mojolaban.

"Pripun malih mas, nek mboten ndamel karak, kulo mboten gadah arto, dingge nedi nopo mangke? (gimana lagi mas, kalau tidak produksi, saya tidak punya uang buat makan)," ujar Ibu Kardo Pawiro alias Daki, warga Gadingan.

Wanita yang mengaku berumur 100 tahun dan sudah membuat karak sejak umur 20 tahun tersebut hingga saat ini masih terus memproduksi karak secara manual, dibantu satu anak angkatnya dan 4 saudara-saudaranya.

Sebelum harga beras mahal, dalam sehari dia mengaku bisa memproduksi 75 kilogram beras menjadi karak. Namun setelah harga beras mahal, ia hanya memproduksi 50 hingga 60 kilogram beras saja.

"Harga beras mahal mas, jadi cuma kuat produksi sedikit," terang Mawarni (52) cucu ibu Daki.

Meski mengurangi produksi, namun untuk jumlah bijian tidak dikurangi. Agar pelanggan kebagian semua, para perajin mengurangi ukuran panjang dan lebar karak. Jika biasanya irisan karak mentah berukuran sekitar 5x10 cm, saat beras mahal, mereka mengurangi hingga 1,5 cm per bijinya.

"Kita siasati mas, ukurannya kita kurangi. Tapi rasanya tetap sama. Harganya tetap sama, 1 biji Rp 120," sambung Daki.

Produksi karak di sentra perajin Mojolaban dikirimkan ke beberapa wilayah di Solo raya. Semenjak harga beras melonjak, para perajin mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga 20 persen lebih. [hhw]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini