Hanya Iseng soal Cuitan, Lisa Marlina Mengaku Tak Berniat Menjelekkan Bali

Senin, 9 September 2019 15:29 Reporter : Moh. Kadafi
Hanya Iseng soal Cuitan, Lisa Marlina Mengaku Tak Berniat Menjelekkan Bali Garis polisi. Liputan6

Merdeka.com - Polda Bali terus mengembangkan kasus cuitan Lisa Marlina yang dianggap telah melecehkan Bali. Lewat akun Twitter diduga miliknya @lisaboedi, Lisa Marlina menyebut pelecehan seksual merupakan hal biasa yang terjadi di Bali, Pulau Dewata.

Cuitan itu akhirnya dilaporkan Caleg NasDem, Ni Luh Djelantik ke Ditkrimsus Polda Bali. Kasubdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci, menjelaskan Ni Luh Djelantik sudah diperiksa namun belum bisa hadir karena masih menunggu ada pengacara yang mendampingi.

"Si pelapornya (Niluh Djelantik) yang tidak bisa ke sini, dia masih menunggu pengacara, masih sibuk," kata Suinaci, saat ditemui di Mapolda, Bali, Senin (9/9).

Selain Ni Luh, ternyata Lisa Marlina juga sudah diperiksa Polda Bali pada pekan lalu. "Lisa sudah kita periksa, seminggu yang lalu," imbuhnya.

Hasil pemeriksaan tersebut, Lisa mengakui sebenarnya iseng membalas cuitan seseorang dan dia tidak berniat menjelekkan nama Bali.

"Dia (Lisa Marlina) sebenarnya iseng. Dia membalas cuitan seseorang di sana dan dia juga bukan semata-mata untuk menjelek-jelekkan Bali. Dia hanya emosi sesaat, lihat postingan yang menjelekkan juga. Ada reaksi, ada respons," jelas AKBP Suinaci.

Polisi juga akan memeriksa ahli bahasa, pidana, dan IT untuk menelaah apakah tindakan Lisa bisa berujung pada keputusan bersalah atau tidak.

"Tunggu nanti ada ahli yang menjelaskan ada ahli IT, ahli pidana dan ahli bahasa. Nanti kita konfirmasi," ujar
AKBP Suinaci.

Seperti yang diberitakan, akun Twitter @lisaboedi atau Lisa Marlina menulis kalimat yang disebut melecehkan wanita Bali. Tulisan tersebut berbunyi, "Di Bali itu enggak ada pelecehan seksual karena kalau dilecehkan ya senang-senang saja, mau menyalurkan hasrat pun gampang karena pekerja seks komersial dan lokalisasinya available setiap jengkal, modal sedikit dapat. Jadi enggak akan ada yang laporinlah,"

Tulisan itu diunggah pada 20 Juli 2019 pukul 08.49 Wib. Hal ini yang membuat Ni Luh melaporkan Lisa ke Ditrektorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali, Selasa (23/7) waktu lalu. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini