Halusinasi, Bapak Ini Tega Todongkan Sajam ke 2 Putri Kandungnya

Selasa, 10 Desember 2019 14:15 Reporter : Nur Habibie
Halusinasi, Bapak Ini Tega Todongkan Sajam ke 2 Putri Kandungnya Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Polres Metro Jakarta Utara menangkap seorang pria di kawasan Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. TS (40) ditangkap polisi, lantaran tega menodongkan senjata tajam terhadap dua putri kandungnya yang masih balita atas nama inisial yakni PA (4) dan BI (3).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, awal mula polisi menangkap pelaku. Saat itu, pihaknya mendapatkan kabar dari seorang petugas keamanan atau satpam yang berada di lokasi kejadian, Sabtu (7/12).

"Awalnya kami mendapatkan informasi dari satpam setempat yang mengabarkan kepada kami bahwa mendengar teriakan pada tengah malam kurang lebih sekitar pukul 2 dini hari," katanya di Jakarta, Selasa (10/12).

"Ada teriakan anak yang teriak-teriak, kemudian satpam tersebut menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kamtibmas. Kemudian datang ke lokasi bersama dengan pengurus RW, maupun Kelurahan setempat," sambung Budhi.

1 dari 2 halaman

Setibanya di lokasi kejadian, pihaknya mendapatkan pelaku sedang mengancam anak kandungnya sendiri. Alasan ia mengancam putri kandungnya itu, lantaran ingin mengusir roh jahat yang ada di tubuh anaknya.

"Jadi saat dibujuk, ayah ini mengatakan bahwa dia akan membersihkan roh jahat yang ada di tubuh anaknya tersebut. Kebetulan, Ibu dari kedua anak ini tidak di sini sedang bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia dan sudah dihubungi dan mudah-mudahan bisa kembali," jelasnya.

Melihat hal itu, Budhi mengungkapkan, pihaknya pun mencoba untuk membujuk pelaku agar dapat melepaskan kedua putrinya tersebut. Alhasil, polisi pun berhasil mengamankan kedua balita malang tersebut.

"Terhadap peristiwa tersebut, kemudian kami berkoordinasi dengan P2 TP2A dari Provinsi DKI. Karena ada 2 anak yang masih kecil-kecil yang perlu penanganan dari kita yang tentunya masa depannya masih panjang dan ini khawatir kalau dikembalikan lagi ke ayahnya akan terjadi hal serupa. Sementara ibu kandungnya itu belum nyampe ataupun masih di China ya belum nyampe ke Indonesia," ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-Undang darurat. Karena membawa senjata tajam tanpa izin terlebih dahulu dan melakukan pengancaman.

"Yang kedua Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara," tandasnya.

2 dari 2 halaman

Periksa Kejiwaan

Polres Metro Jakarta Utara melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap TS (40). Hal itu lantaran, ia tega menodongkan senjata tajam ke putri kandungnya yang masih balita yakni PA (4) dan BI (3) pada Sabtu (7/12) lalu.

"Jadi kalau hasil lengkapnya (depresi) nanti kita lakukan pemeriksaan ke rumah sakit, dalam hal ini rujukan kita ke RS Polri Kramat Djati. Untuk (kejiwaan) nanti akan kita cek ke psikiater," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, Jakarta, Selasa (10/12).

Meski begitu, yang bersangkutan masih bisa diajak untuk berkomunikasi. Oleh karena itu, pihaknya bakal memeriksa kejiwaan pelaku untuk mengetahui pasti yang sebenarnya terjadi.

"Tapi kalau secara sekilas memang dia sekilas masih bisa menjawab pertanyaan kita," ujarnya.

Ia menjelaskan, tidak ada masalah antara korban dengan pelaku sejak ditinggal pergi oleh isteri atau ibu dari korban yang bekerja menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Cina. Namun, pelaku tega melakukan hal itu karena mengaku ada roh jahat yang merasuki tubuh atau badan korban.

"Jadi sejak dua bulan lalu, sejak ditinggal ibunya untuk bekerja di luar negeri. Anak-anak ini memang dititipkan ke ayah kandungnya. Selama ini ya sampai dengan kejadian kemarin hari Minggu itu tidak ada masalah sebenarnya. Cuman puncaknya itu pada tengah malem hari Minggu itu ada teriakan dari anak ini, kemudian didengar satpam perumahan tersebut," jelasnya.

[fik]

Baca juga:
Kondisi Balita yang Diinjak Pacar Ibunya Semakin Membaik
Diinjak Pacar Ibu, Kondisi Balita di Denpasar masih Tahap Pemulihan
Ditemukan Luka Memar Saat Divaksin, Bocah 8 Tahun Diduga Dianiaya Ibu Tiri
Balita di Deli Serdang Dibunuh Pacar Ibunya yang Cemburu
Joki Cilik Pacuan Kuda Beresiko Tinggi, Budaya yang Harus Dikoreksi
Joki Cilik di Lintasan Berkuda, Tradisi atau Eksploitasi?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini