Hakim tolak praperadilan tersangka guru kasus pelecehan seksual

Selasa, 3 Mei 2016 14:17 Reporter : Anisyah Al Faqir
Hakim tolak praperadilan tersangka guru kasus pelecehan seksual PN Jaksel. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang putusan praperadilan kasus pencabulan yang diduga guru di SMPN 3 Manggarai, Jakarta Selatan. Dalam sidang tersebut, Hakim tunggal Baktar Djubri menolak permohonan praperadilan untuk seluruhnya yang diajukan pemohon.

Menurut hakim, penetapan ER yang merupakan guru Bahasa inggris sebagai tersangka sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Proses penyelidikan dan penyidikan termohon sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga permohonan praperadilan yang diajukan termohon layak ditolak," ujar Baktar di PN Jakarta Selatan, Selasa (3/5).

Hakim menjelaskan, perkara yang dimohonkan pemohon masuk dalam materi perkara sehingga layak untuk ditolak.

"Dalil sudah masuk dalam materi perkara, jadi layaknya disidangkan di persidangan non praperadilan," ujar Hakim Baktar Djubri.

Untuk diketahui, seorang guru bernama ER mengajukan permohonan praperadilan dalam kasus pelecehan seksual yang dituduhkan terhadap dirinya oleh seorang murid. ER mengaku penangkapan atas dirinya tidak dilakukan sesuai dengan prosedur lantaran dia diamankan saat tengah melakukan kegiatan belajar-mengajar.

Untuk itu, ER diwakili kuasa hukumnya mengajukan permohonan praperadilan dengan pihak tergugat yakni Polres Metro Jakarta Selatan. Gugatan itu lantaran tersangka tak terima proses penangkapannya saat mengajar di sekolah. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Guru Cabul SMPN 3 Jakarta
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini