Hakim PN Jaksel tolak praperadilan Irman Gusman

Rabu, 2 November 2016 14:36 Reporter : Supriatin
Hakim PN Jaksel tolak praperadilan Irman Gusman Sidang putusan praperadilan Irman Gusman. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang putusan gugatan praperadilan yang dilayangkan mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman. Irman mengajukan gugatan praperadilan setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan suap rekomendasi kuota distribusi gula impor di Sumatera Barat.

Dalam putusannya, Hakim Tunggal, I Wayan Karya, menolak berkas gugatan yang diajukan Irman. I Wayan Karya berpendapat, perkara terdakwa Irman Gusman telah dilimpahkan dan sudah mulai diperiksa atau disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

"Menyatakan permohonan praperadilan gugur dengan segala hukumnya," ujar I Wayan Karya, di PN Jakarta Selatan, Rabu (2/11).

Irman Gusman mengajukan permohonan praperadilan di PN Jakarta Selatan, pada 29 September 2016 lalu. Salah satu isi permohonan praperadilan yakni menguji sah tidaknya penetapan tersangka terhadap dirinya.

Gugatan praperadilan Irman didaftarkan kuasa hukumnya dengan nomor perkara 129/Pid.Prap/2016/PN.Jkt.Sel. Irman ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada 17 September 2016 karena diduga menerima suap rekomendasi kuota distribusi gula impor di Padang, Sumatera Barat, senilai Rp 100 juta dari Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto.

KPK menduga uang Rp 100 juta itu merupakan hadiah dari Xaveriandy agar Irman memanfaatkan pengaruhnya sebagai pimpinan DPD dari daerah pemilihan Sumatera Barat untuk meningkatkan kuota impor gula dari Bulog untuk Semesta Berjaya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini