Hakim MK Semprot Kuasa Hukum Partai Garuda karena Tak Bawa Bukti

Rabu, 10 Juli 2019 13:22 Reporter : Merdeka
Hakim MK Semprot Kuasa Hukum Partai Garuda karena Tak Bawa Bukti Ilustrasi sidang mk. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Kuasa hukum Partai Garuda, Saleh Kabakora mendapat teguran oleh hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat. Arief menyatakan Saleh tidak melengkapi bukti fisik gugatan sengketa Pileg.

Awalnya, Arief menanyakan bukti fisik dari Partai Garuda dalam sidang pemeriksaan pendahuluan di ruang sidang MK, Jakarta. Saleh menjawab bukti semua sudah ada.

"Saudara belum memasukkan bukti fisiknya ya? Baru daftarnya saja?" tanya Arief di Gedung MK, Rabu (10/7).

"Hari ini kami masukkan," jawab Saleh.

"Loh kok hari ini? Katanya sudah?" tanya Arief lagi.

Saleh beralasan terlambatnya bukti fisik karena adanya keterbatasan akses di NTT hingga bukti belum bisa dihadirkan. Ia meminta hakim memberi perpanjangan waktu untuk melengkapi bukti fisik tersebut.

"Anda gimana? Bukti ada tapi kalau masih di rumah bawa pulang aja enggak usah dibawa ke sini. Anda berbelit-belit dari tadi," tutur Arief.

Arif meminta Saleh segera menyerahkan bukti fisik karena hakim harus memverifikasi dan mengesahkan bukti tersebut. Batas waktunya adalah sebelum sidang pendahuluan berakhir hari ini.

"Kemarin kan sudah ditentukan sebelum akhir persidangan akan disahkan bukti yang telah diverifikasi. Kalau masih ada tambahan, diserahkan sejak awal untuk diverifikasi. Kalau saudara mundur besok, kapan menyerahkannya lagi? Kan repot. Tak bisa Anda menyerahkan besok," cecar Arief.

Dengan nada bergurau, Arief mengatakan, wajar apabila hakim memberitahu kuasa hukum. Terutama bagi pengacara yang baru pertama kali berperkara di MK.

"Sudah pernah (sidang) MK?" tanya Arief

"Baru pertama Yang Mulia," jawab Saleh

"Pantesan. Harus diajarin biar pinter," hakim Arief menanggapi.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini