Hadiri pembukaan IMF-World Bank Annual Meeting, Menko PMK kunjungi paviliun Indonesia

Sabtu, 13 Oktober 2018 21:16 Reporter : Saikmat
Hadiri pembukaan IMF-World Bank Annual Meeting, Menko PMK kunjungi paviliun Indonesia Menko Puan kunjungi paviliun Indonesia. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mendampingi Presiden Joko Widodo saat membuka IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Nusa Dua, Bali pada Jumat (12/10) pekan lalu.

Di sela-sela kesibukannya mendampingi Presiden, Menko Puan juga sempat menyambangi Paviliun Indonesia di kawasan Hotel Westin. Paviliun Indonesia merupakan ajang pameran yang yang menampilkan keberhasilan pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jalan tol, bandara hingga pelabuhan. Kemudian pembangunan telekomunikasi, pembangunan bisnis serta industri strategis nasional seperti pesawat, tank, dan kapal juga ditampilkan bagi ribuan delegasi IMF dan Bank Dunia.

Menko Puan kunjungi paviliun Indonesia ©2018 Merdeka.com

Di Paviliun Indonesia yang diselenggarakan selama pelaksanaan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Nusa Dua dari 8 - 14 Oktober itu juga terdapat 150 UKM dari 64 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia.

Dalam ajang ini sendiri dibagi beberapa ruangan sesuai tema seperti BUMN Hall, lokakarya, pameran, area VIP, area investasi, serta coffee shop. Menko Puan sendiri berharap semua yang datang ke Bali di pekan ini dapat mampir ke Paviliun Indonesia.

Menko Puan kunjungi paviliun Indonesia ©2018 Merdeka.com

"Paviliun Indonesia ialah mencerminkan wajah Indonesia, orang yang hadir di sini kan dari luar Indonesia bisa melihat apa saja potensi Indonesia bukan hanya keindahan alam, tapi juga bagaimana perkembangan infrastruktur dan juga produk-produk UKM Indonesia seperti kopi, batik, dan lain-lain," tutur Puan.

Sementara itu, pada ajang IMF - World Bank Annual Meeting 2018 di Nusa Dua Bali sendiri, dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo sempat mengkritisi aliansi negara maju dimana saling berlomba untuk bisa memegang kendali dunia.

Dia menilai dampak dari ambisi tersebut malah menimbulkan sejumlah faktor yang memengaruhi ketidakpastian global. Diantaranya seperti koordinasi antarnegara yang bermasalah, harga minyak mentah yang tak terkendali, kekacauan di pasar global, serta melemahnya mata uang di negara-negara berkembang.

Karenanya Presiden mengajak para pemimpin negara untuk meningkatkan komitmen dalam kerja sama global. Ia menyebutkan bahwa setiap negara saling bergantung pada kebijakan fiskal dan moneter di negara lain.

Menko Puan kunjungi paviliun Indonesia ©2018 Merdeka.com



"Perlu kontribusi dari para pemimpin dunia untuk menyikapi keadaan global secara tepat," ucap Jokowi [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Kemenko PMK
  2. Menko PMK
  3. Denpasar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini