Hadiri Laporan Tahunan MA, Jokowi Puji Terobosan Penegakan Hukum Peradilan

Rabu, 27 Februari 2019 10:58 Reporter : Supriatin
Hadiri Laporan Tahunan MA, Jokowi Puji Terobosan Penegakan Hukum Peradilan Jokowi. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri Pleno Mahkamah Agung (MA) RI tahun 2019 dalam rangka laporan tahunan MA tahun 2018. Pleno MA dilaksanakan di Cendrawasih Room, Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) senayan, Jakarta Pusat, Rabu (27/2).

Jokowi terpantau tiba pukul 08.30 WIB. Dia didampingi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Hadir juga Jaksa Agung HM Prasetyo, Ketua Mahkamah Agung HM Hatta Ali, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Dalam sambutan, Jokowi menyampaikan terima kasih kepada jajaran MA yang telah menyelenggarakan laporan tahunan secara rutin. Jokowi menyebut, upaya ini sebagai tradisi yang baik untuk terus melakukan evaluasi kinerja MA.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada MA yang di era transparansi dan akuntabilitas ini secara konsisten terus menyelenggarakan laporan tahunan. Menyampaikan kepada publik berbagai program kerja, capaian, serta tantangan-tantangan yang dihadapi," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meyakini, laporan tahunan MA menjadi momentum untuk intropeksi diri guna meningkatkan kualitas penegakan hukum peradilan di Tanah Air di masa mendatang.

"Penyampaian laporan tahunan kepada publik merupakan tradisi intropeksi diri untuk melakukan perbaikan untuk memenuhi harapan masyarakat agar keadilan betul-betul hadir semakin nyata," ucapnya.

Jokowi juga mengapresiasi terobosan yang dilakukan MA dalam waktu beberapa tahun terakhir. Menurut Jokowi, MA telah mendukung langkah pemerintah dengan menegakkan hukum peradilan sehingga berdampak pada menanjaknya peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business.

"Keberhasilan MA dalam melakukan berbagai terobosan turut menjadi kunci dalam keberhasilan Indonesia melakukan berbagai lompatan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Seperti lompatan kemajuan peringkat Indonesia dalam ease of doing business dari 120 menjadi peringkat 73. Di situ ada peran penting dari reformasi di lembaga peradilan yang dipimpin MA," kata dia. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Presiden Jokowi
  2. Mahkamah Agung
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini