Hadiah Jokowi Buat Papua

Rabu, 11 September 2019 11:58 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Hadiah Jokowi Buat Papua Jokowi Bertemu Tokoh Papua. ©2019 AFP Photo/Handout/Indonesian Presidential Palace

Merdeka.com - Presiden Jokowi kumpulkan tokoh dan mahasiswa asal Papua di Istana Negara, Selasa (10/9). Pertemuan tampak istimewa, karena dibalut kesenian budaya Bumi Cendrawasih. Para tokoh adat serta mahasiswa hingga para menteri yang hadir dalam pertemuan itu mengenakan hiasan rumbai di kepala.

Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Polhukam Wiranto hingga Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Budi Gunawan dalam pertemuan itu.

Banyak keluh kesah dan permintaan yang disampaikan tokoh dan mahasiswa kepada Jokowi. Mulai dari meminta untuk pemekaran di 5 provinsi di Papua dan Papua Barat, hingga membangun istana kepresidenan di Bumi Cendrawasih.

"Pertama, minta untuk adanya pemekaran 5 wilayah di provinsi papua dan papua barat. Kedua, pembentukan badan nasional urusan tanah Papua. Dan ketiga, penempatan pejabat eselon 1 dan eselon 2 di kementerian dan TPMK," kata Perwakilan Adat Papua, Abisai Rollo di hadapan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Kemudian mereka juga meminta agar pemerintah membentuk asrama nusantara di seluruh kota. Dan menjamin mahasiswa di Papua. Selanjutnya, percepatan satelit Palapa Ring Timur Papua. Serta mengesahkan lembaga adat dan anak Papua.

©2019 AFP Photo/Handout/Indonesian Presidential Palace

Tidak hanya itu, mereka juga mengusulkan agar merevisi Undang-undang Konsus dalam Prolegnas di 2020. Lalu mereka meminta agar pemerintah menerbitkan inpres untuk pengangkatan ASN di tanah Papua.

Seabrek permintaan dari masyarakat Papua itu tak buat Jokowi pikir panjang. Dia langsung mengabulkan sejumlah permintaan.

Jokowi Setuju pemekaran. Meskipun tidak semua, mantan Gubernur DKI Jakarta itu setuju 2 atau 3 wilayah dari 5 lokasi yang diminta oleh masyarakat Papua.

"Terkait pemekaran, jangan banyak-banyak dulu. Tapi bapak menyampaikan, tambahan lima. Ini total atau tambahan? Saya iya, tapi mungkin tidak lima (wilayah) dulu. Mungkin kalau enggak dua (atau) tiga," kata Jokowi.

Jokowi juga berjanji, akan memaksa perusahaan BUMN untuk menerima mahasiswa Papua yang baru lulus kuliah. Tidak tanggung-tanggung, Jokowi menyiapkan kursi karyawan BUMN bagi 1000 mahasiswa Papua yang sudah lulus nantinya.

©2019 AFP Photo/Handout/Indonesian Presidential Palace

Dia mengatakan, masalah saat ini yaitu ketersediaan lapangan kerja bagi mahasiswa. Beberapa kali juga sempat mendapat pertanyaan dari lulusan Papua. Mereka mahasiswa Papua, kata dia, bingung setelah lulus akan bekerja di mana.

"Saya siang hari ini buka untuk BUMN dan perusahaan besar yang akan saya paksa, kalau prosedur kalau bisa dengan kewenangan saya gunakan. Untuk bisa menerima yang baru lulus mahasiswa dari tanah Papua. Saya akan paksa BUMN menerima yang baru lulus, mahasiswa dari tanah Papua. 1.000 dulu lah. Nanti akan saya atur lagi penempatan PNS di provinsi lain termasuk di eselon 1 dan 2," kata Jokowi.

Jokowi juga menyetujui permintaan para tokoh Papua untuk membangun Istana Kepresidenan di Papua. Sebelum memutuskan hal tersebut, Jokowi sempat bingung. Dia pun menengok kanan dan kiri para menteri di sampingnya.

"Jadi mulai tahun depan istana ini akan dibangun. Sudah," kata Jokowi. Pernyataan tersebut pun disambut sorak gembira oleh mereka yang hadir di istana.

Namun menurut dia, membangun istana tidak mudah. Kata dia, perlu ada tanah yang luas. Tetapi persoalan tersebut sudah dijamin. Pihak Papua sudah menyiapkan 10 hektare tanah gratis.

"Istana, ini kan yang sulit tanahnya. Ini tanahnya tadi disediakan 10 hektare gratis. Benar sudah ada? Nanti kalau disampaikan hari ini de facto sudah diserahkan. Saya diskusi dulu dengan para menteri," kata Jokowi.

©2019 AFP Photo/Handout/Indonesian Presidential Palace

Diketahui, tokoh Papua yang juga Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo menyumbangkan 10 hektar tanahnya untuk dibangun Istana Presiden di Bumi Cendrawasih. Hal tersebut juga sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya Abisai Rollo menyumbangkan kepada negara tanah 10 hektar untuk dibangun Istana Presiden RI," kata Abisai di hadapan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Sehingga, kata dia, perjalanan Jokowi ke Papua tidak dapat terhambat. Dan bertujuan sering berkantor di sana.

"Maka saya minta dengan hormat untuk bangun Istana Presiden di Papua. Sehingga bapak Presiden dalam lima tahun ini jadi presiden pertama yang berkantor di Istana Presiden di Papua," kata Abisai. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini