Hadapi Resesi Global, Menparekraf Sandiaga Uno Berharap pada Wisatawan Nusantara

Rabu, 5 Oktober 2022 16:30 Reporter : Moh. Kadafi
Hadapi Resesi Global, Menparekraf Sandiaga Uno Berharap pada Wisatawan Nusantara Menparekraf Sandiaga Uno di Sanur, Denpasar Selatan, Rabu (5/10). ©2022 Merdeka.com/Moh. Kadafi

Merdeka.com - Resesi global yang diperkirakan akan terjadi mengancam sektor pariwisata, di antaranya menekan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman). Untuk mengantisipasi kondisi itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya mendorong kunjungan wisatawan nusantara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, kunjungan wisman ke ke Indonesia tahun depan ditargetkan 5 juta orang, sedangkan tahun ini 2,5 juta orang. Tetapi, dengan adanya inflasi dan potensi resesi, yang akan menjadi tulang punggung adalah wisatawan nusantara atau domestik.

"Kita menargetkan tahun depan, kita bisa mencapai angka 5 juta dan tahun ini sekitar 2,5 juta dari wisatawan mancanegara. Namun, yang akan sangat menentukan wisatawan nusantara kita. Wisatawan nusantara kita yang akan menjadi tulang punggung," ujar Sandi saat menghadiri peresmian Kampus UMKM Shopee Ekspor Bali, yang berlokasi di Sanur, Denpasar Selatan, Rabu (5/10).

"Ini yang kita genjot, karena kekuatan kita adalah pasar domestik sampai ke 1,4 miliar pergerakan, ini angka yang cukup fantastis tapi dengan kerja sama semua pihak kolaborasi, sinergi saya yakin bisa mencapai," jelasnya.

Sementara, untuk kunjungan wisman ke Pulau Dewata pihaknya juga optimis masih banyak wisman ke Bali, karena pariwisata Bali masih banyak diminati. "Bali masih sangat diminati, kita menyikapi dengan penuh kehati-hatian, harapannya tetap akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penerbangan," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Kuatkan UMKM

Selain itu, pihaknya juga menyatakan saat ini Indonesia menghadapi inflasi dan di tahun depan diprediksi akan ada resesi global. "Saya ingin menyampaikan pesan Bapak Jokowi langsung kepada saya, kepada kita semua, mari kita bergandengan tangan karena kita sekarang menghadapi inflasi tapi tahun depan ada potensi resesi," ungkapnya.

Ia menyampaikan, untuk dampak inflasi produk harga UMKM akan naik dan daya beli bagi masyarakat semuanya akan semakin mahal. "Itu, harus kita sikapi dengan peningkatan supply dan penguatan rantai distribusi kita agar sederhana dan berkeadilan," imbuhnya.

Kemudian, yang kedua adalah adanya potensi resesi atau perlambatan ekonomi yang berujung kehilangan penciptaan lapangan kerja dan tambahnya pengangguran. "Bagaimana mengatasinya simpel, karena UMKM itu 97 persen lapangan kerja kita dan mari kita bersama-sama gunakan kesempatan ini untuk mampu menghadirkan solusi bagi bangsa," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya sudah melakukan kajian untuk menghadapi inflasi dan resesi tersebut dengan menyiapkan beberapa program untuk menguatkan UMKM yaitu salah satunya dengan berbasis digitalisasi.

"Ini sudah melakukan kajian mendalam. Yang tahun ini, kita hadapi adalah inflasi dan meminjam istilah presiden tahun ini sulit. Karena semua harga-harga meningkat dan untuk potensi resesi itu adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi yang biasanya memicu pengurangan aktivitas usaha yang bisa menimbulkan PHK," ujarnya.

"Kami menyiapkan beberapa program-program yang mengantisipasi inflasi dan penguatan supplier dan memudahkan dan melancarkan rantai distribusi yang transparan dan juga berkeadilan berbasis digitalisasi. Tapi, untuk untuk menghadapi potensi resesi kita bertopang kepada UMKM karena UMKM ini adalah obat mujarab menghadapi resesi. Di mana UMKM ini menciptakan 97 persen lapangan kerja," ujarnya. [yan]

Baca juga:
Sandiaga Uno: Penguatan UMKM Bisa Atasi Resesi di Indonesia
Jokowi Sindir Pejabat yang Hobi Pelesiran ke Luar Negeri, Ini Kata Sandiaga
Kemenparekraf Siapkan SDM Andal untuk Bangun Pariwisata Berkelanjutan
Sandiaga Ungkap Daftar Negara G20 yang Berminat Investasi Pariwisata di Indonesia
Kunjungan Masyarakat ke TMII Bakal Dibatasi Usai Perhelatan G20
Sandiaga Uno: Saya Tak Setuju Wisata Judi Kasino di Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini