Habib Bahar Tolak Minta Maaf, Demokrat Bilang 'Beliau Merasa Tidak Salah'

Selasa, 4 Desember 2018 13:33 Reporter : Sania Mashabi
Habib Bahar Tolak Minta Maaf, Demokrat Bilang 'Beliau Merasa Tidak Salah' habib bahar bin smith. ©2018 facebook.com/sayyidbahar.binsmith

Merdeka.com - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengomentari sikap Habib Bahar bin Smith yang menolak minta maaf atas ceramahnya yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, sikap tersebut menandakan Habib Bahar tidak merasa salah akan ucapannya tersebut.

"Saya juga meyakini bahwa Habib Bahar tidak asal bicara, beliau pasti punya keyakinan atas apa yang disampaikannya. Jadi kalau Habib Bahar tidak minta maaf, ya artinya beliau merasa tidak salah, iya kan?," kata Ferdinand saat dihubungi, Selasa (4/12).

Dia menilai, permintaan maaf tidak akan menghentikan proses hukum yang telah berjalan. Sehingga, Ferdinand menyarankan untuk menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku.

"Jadi biar di adili di persidangan saja, apakah Habib salah atau tidak. Kita serahkan semua ke penegakan hukum," ungkapnya.

Ferdinand juga yakin, Habib Bahar memiliki alasan tersendiri untuk tidak meminta maaf. Anggota Badan Pemenangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno ini yakin Habib Bahar tak asal bicara.

"Habib Bahar kan sudah dewasa dan paham betul apa yang disampaikan olehnya, apakah naik atau tidak baik. Saya yakin Habib Bahar juga punya alasan menyatakan seperti itu, pasti ada sebabnya. Itu yang harus dilihat," ucapnya.

Kasus ini berawal saat Habib Bahar mengisi sebuah acara di Palembang pada 8 Januari 2017. Dihadiri sekitar 1000 orang, Habib Bahar dinilai telah melakukan ceramah yang dianggap merendahkan Presiden Jokowi.

Habib Bahar dilaporkan dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2). [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini