H+12, jumlah korban meninggal gempa & tsunami Sulteng 2.045, luka 10.679 orang

Rabu, 10 Oktober 2018 15:04 Reporter : Nur Habibie
H+12, jumlah korban meninggal gempa & tsunami Sulteng 2.045, luka 10.679 orang Sutopo Purwo Nugroho. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Tim SAR Gabungan masih terus melakukan evakuasi terhadap para korban gempa yang berujung tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9) sore. 2.045 korban sudah teridentifikasi meninggal dunia tercatat hingga H+12, Rabu (10/10).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah tersebut didapat dari beberapa lokasi seperti di Donggala, Palu, Sigi dan Moutoung.

"2.045 korban meninggal dunia. Perinciannya 171 di Donggala, 1.636 di Palu, 222 di Sigi, 15 di Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur.

Sutopo menjelaskan, kebanyakan korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa dan tsunami. Sebanyak 2.045 jenazah yang teridentifikasi itu telah dimakamkan secara massal.

"Pemakaman massal sebanyak 969 orang, pemakaman keluarga 1.076 orang," jelasnya.

Untuk korban luka berat maupun luka ringan sendiri berjumlah 10.679 orang dengan rincian 2.549 luka berat dan 8.130 luka ringan.

"Korban hilang 671 orang, pengungsi 82.775 jiwa dengan rincian 74.044 jiwa (112 titik) di Sulteng dan 8.731 jiwa di luar Sulteng," sebutnya.

Sampai saat ini, Tim SAR gabungan masih terus bekerja dan melakukan pencarian terhadap para korban meninggal dunia. Dia berharap agar pencarian terhadap para korban bencana gempa dan tsunami bisa dapat segera diketemukan. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini