Gus Yasin Minta Pemudik Tidak Ikut Salat Id Berjamaah Jika Belum Karantina

Senin, 10 Mei 2021 15:28 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Gus Yasin Minta Pemudik Tidak Ikut Salat Id Berjamaah Jika Belum Karantina Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta semua pemudik yang telah masuk wilayah Jawa Tengah agar karantina sebelum melakukan salat Idulfitri berjamaah.

"Jadi kalau memang sudah melakukan karantina ya monggo salat Id. Tapi kalau belum karantina tidak usah memaksa salad Id karena hukumnya sunah, tidak wajib," kata Taj Yasin Maimoen di Semarang, Senin (10/5).

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menuturkan, masyarakat tidak bisa mengetahui pemudik yang datang terbebas dari penyakit menular atau tidak. Lebih aman jika pemudik melaksanakan Salat Id terpisah dari kerumunan warga.

"Kalau harus salat bersama sama, carilah ruang yang aman yang tidak di dalam masjid atau kerumunan," ungkapnya.

Dia meminta masyarakat yang baru pulang ke kampung halaman untuk jujur jika dalam keadaan tertular Covid-19.

"Kalau memang ada penularan Covid-19 tidak perlu ditutupi, harus jujur supaya bisa ditangani bersama-sama. Harus ada keterbukaan, dia baru sampai kapan, sudah isolasi atau belum. Kalau sakit bilang sakit," ujarnya.

Selain itu, Gus Yasin juga meminta masyarakat yang hendak silahturahmi Lebaran diminta untuk menahan diri agar tidak berpotensi kerumunan. Kalaupun harus bersilaturahmi, masyarakat diminta tidak berkerumun dan dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

"Lebih baik memang kita sarankan silaturahmi dijalankan secara virtual untuk menghindari kerumunan," ucapnya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini