Gus Sholah, Ketua Komite Bantuan Kemanusiaan Sukses Redam Konflik Aceh

Senin, 3 Februari 2020 05:36 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Gus Sholah, Ketua Komite Bantuan Kemanusiaan Sukses Redam Konflik Aceh Gus Sholah di Malang. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - KH Solahuddin Wahid (Gus Sholah) meninggal dunia. Banyak kesan baik yang ditinggalkan adik mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut selama hidupnya.

Mantan wakil Ketua DPR Fahri Hamzah salah satu yang punya kesan dengan Gus Sholah. Keduanya pernah diutus Gus Dur untuk meredam gejolak pemberontakan di Aceh, sekitar awal tahun 2000-an.

Fahri mengenal Gus Sholah sejak awal reformasi. Keduanya kerap menghadiri diskusi, hingga akhirnya lebih intensif komunikasi.

"Ketika Gus Dur menjadi presiden dan pak Amien Rais sedang sangat dekat dan bersahabat dengan Gus Dur, saya dan Gus Sholah dipanggil untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan ke Aceh. Ketika itu Aceh sedang bergolak dan salah satu strategi Gus Dur adalah mengirimkan bantuan kemanusiaan sebanyak-banyaknya ke sana," cerita Fahri Hamzah kepada wartawan, Minggu (2/2).

1 dari 2 halaman

Saat itu, dibentuklah komite bantuan kemanusiaan. Komite itu langsung dipimpin oleh Gus Sholah.

"Saya yang menjadi salah satu yang diutus ke Aceh untuk mengirimkan bantuan tersebut," kenang mantan Politikus PKS itu.

Dia menceritakan, komite ini yang sukses meredam konflik yang terjadi di Aceh pada saat itu. Sebab, rupanya, bantuan yang dikirim oleh pemerintahan di bawah Gus Dur itu juga diterima oleh GAM.

"Karena rupanya basis-basis bantuan itu juga termasuk diberikan kepada tentara GAM pada waktu itu yang masih sangat curiga dengan perubahan dan reformasi yang terjadi di Indonesia," tambah dia.

"Alhamdulillah strategi itu termasuk berhasil melunakan saudara-saudara kita di Aceh," kata Fahri lagi.

2 dari 2 halaman

Fahri kemudian bersama Gus Sholah terus mengevaluasi program tersebut sampai selesai. Dari sini, persahabatan antara Gus Sholah dan Fahri Hamzah terus terbangun.

Kebaikan Gus Sholah banyak meninggalkan kesan di hati Fahri. Belum lama ini, Fahri juga berkunjung ke Tebuireng, Jombang, tempat tinggal dan Pondok Pesantren milik Gus Sholah tersebut.

"Gus Sholah adalah orang yang hatinya lembut, orang yang santun, orang yang baik, karena itulah saya ketika beliau telah memimpin kembali Tebuireng sebagai warisan dari keluarga, saya sempat datang dan disambut sangat meriah oleh beliau dan keluarga," kata Fahri.

"Semoga Allah menerima amal baik beliau, dan kita sebagai bangsa Indonesia merasa kehilangan putera bangsa yang luar bisa, dan semoga kita dapat mengambil pelajaran dari beliau," doa Fahri.

Gus Sholah meninggal dunia di usia 77 tahun di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Pukul 20.55 WIB. Gus Sholah meninggal setelah dirawat intensif karena ada gangguan jantung. [rnd]

Baca juga:
Gus Sholah Meninggal Dunia
Gus Sholah akan Dimakamkan di Tebuireng Jombang
Gus Sholah, Sosok Ulama dan Cendekiawan yang Negarawan
Jokowi Melayat ke Rumah Duka Gus Sholah
Muhammadiyah: Gus Sholah Teladan bagi Umat dan Bangsa
Wapres Ma'ruf Jadi Imam Salat Jenazah Gus Sholah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini