Gus Ipul komitmen dorong industri mebel di Jatim karena serap tenaga kerja

Selasa, 17 April 2018 13:33 Reporter : Fahmi Aziz
Gus Ipul saat mengunjungi PT Integra Group Sidoarjo. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memiliki komitmen untuk memajukan industri mebel Jawa Timur. Diharapkan dengan majunya sektor ini, mampu lebih menyerap tenaga kerja.

"Perusahaan furnitur seperti ini harus bisa lebih maju agar dapat lebih bisa menyedot tenaga kerja kita (padat karya)," katanya saat mengunjungi PT Integra Group Sidoarjo, Selasa (17/4).

Dalam kunjungan itu, Gus Ipul bertemu langsung dengan para buruh perusahaan yang berjumlah sekitar 7 ribu. Para buruh bersorak dan yel-yel menyanyikan 'Kabeh Sedulur' menyambut kedatangan paslon nomor 2 ini.

Gus Ipul saat mengunjungi PT Integra Group Sidoarjo 2018 Merdeka.com

Gus Ipul mengaku kagum, perusahaan yang dipimpin oleh Halim Rusli ini dapat menembus pasar ekspor. Dimulai dari kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Sehingga, perusahaan furnitur ini harus bisa dijaga dan dipertahankan.

Gus Ipul melihat masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan guna menggenjot produktivitas industri mebel Jawa Timur. Dimulai dari pengoptimalan penggunaan teknologi terkini dengan peremajaan alat dan teknologi industri. Masih banyak produsen mebel dalam negeri yang masih menggunakan teknologi yang sangat manual. "Juga tentunya dibarengi peningkatan SDM,' ujarnya.

Selain itu, turut perhatian masalah ketersediaan bahan baku log (kayu gelondongan) dan rotan yang semakin menipis. Juga masalah distribusi logistik bahan baku dan produk jadi yang dinilai menelan ongkos yang tinggi.

Gus Ipul saat mengunjungi PT Integra Group Sidoarjo 2018 Merdeka.com

"Selain itu, para pengusaha banyak yang mengusulkan agar bahan baku itu tidak dipermudah keran ekspornya, melainkan difokuskan untuk produksi dalam negeri. Ini yang perlu didiskusikan lebih lanjut bersama pemerintah pusat," jelasnya.

Ditambah, perlu ada perluasan pasar. Selama ini, tujuan ekspor masih terbatas ke negara-negara tradisional, seperti Amerika dan Eropa. Diketahui, kedua kawasan ini mengalami kelesuan ekonomi dalam beberapa tahun. "Kalau bisa diekspor ke negara tetangga," ujarnya.

Sebelumnya, Halim mengharapkan bila terpilih nanti Gus Ipul mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif terutama di sektor mebel Jawa Timur. Seperti menjembatani antara kepentingan pengusaha dan buruh. "Harus imbang, jangan karena kepentingan politik, pengusaha dikorbankan. Begitu juga sebaliknya," imbunya.

"Saya lihat sebagai Wakil Gubernur, Gus Ipul kurang mendapatkan porsi. Sehingga dengan modal dua periode sebagai Wagub, Gus Ipul dapat menangkap apa yang menjadi kebutuhan kami sebagai pengusaha di Jawa Timur," kata Halim. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini