Gus Ipul Dorong Muktamar Dipercepat, Ketua PBNU Minta Jangan Bikin Gaduh

Selasa, 23 November 2021 12:37 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Gus Ipul Dorong Muktamar Dipercepat, Ketua PBNU Minta Jangan Bikin Gaduh Muktamar NU. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua PBNU Habib Muhammad Salim Al Jufri membantah pernyataan Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) soal internal PBNU tidak kondusif jelang Muktamar ke-34. Dia mendorong semua pihak tidak membuat gaduh karena jadwal muktamar bakal segera diputuskan dalam rapat terbatas.

Sesuai hasil Munas dan Konbes NU, Muktamar Ke-34 NU dijadwalkan pada 23-25 Desember 2021. Namun, sehubungan dengan kebijakan pemerintah untuk menerapkan PPKM level 3 pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 maka muktamar dijadwal ulang.

Ketua Panitia Muktamar Ke-34 NU KH Imam Azis mengatakan PBNU belum memutuskan apakah muktamar dimajukan atau diundur dari jadwal sebelumnya.

"Mari kita serahkan PBNU untuk memutuskan kapan pelaksanaan muktamar, sesuai amanat Munas dan Konbes kemarin. Itu domain PBNU. Jangan bikin gaduh," kata Salim dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/11).

Dia menilai pernyataan Gus Ipul soal kondisi internal PBNU tidak tepat. Dia mengungkapkan, situasi kantor PBNU normal dan kondusif seperti biasa. Berbagai kegiatan Lembaga-Banom juga berjalan tanpa ada kendala.

Kepanitiaan Muktamar ke-34 NU juga tengah sibuk-sibuknya menyiapkan berbagai hal yang harus dipersiapkan.

"Kalau menggunakan asosiasi umum, makna tidak kondusif bisa berarti PBNU sedang kacau balau, situasi kantor sedang tidak mendukung untuk terjadinya aktivitas," ungkapnya.

Sebagai sesama pengurus PBNU, Habib Salim berharap warga NU khususnya tetap tenang. Tidak mudah terseret pada provokasi-provokasi yang tidak semestinya.

"Kita semua keluarga besar NU harus tetap memberikan dukungan untuk menciptakan suasana yang teduh. Jangan mudah terjebak pada propaganda negatif macam begini," paparnya.

27 PWNU Dorong Muktamar Dipercepat

Sebelumnya, Gus Ipul menyebut sebanyak 27 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia mendukung keinginan Rois Aam PBNU KH Miftachul Ahyar agar pelaksanaan Muktamar Ke-34 NU dipercepat.

"Ada 27 pengurus wilayah, 25 merupakan Ketua Tanfidziyah PWNU dan 2 Rois Syuriah PWNU semalam bertemu dan mendukung keinginan Rois Aam agar muktamar dipercepat," kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Minggu (21/11).

Sebelumnya Rois Aam PBNU KH Miftachul Ahyar memerintahkan PBNU untuk mempercepat muktamar karena kondisi PADA bulan Januari 2022 belum tentu akan lebih baik dibandingkan Desember 2021.

Menurut Gus Ipul, sebagai pimpinan tertinggi maka keinginan Rois Aam ini adalah sebuah perintah yang harus dilakukan PBNU.

"Kondisi di PBNU saat ini juga sudah tidak kondusif, ada masalah-masalah politik dan administrasi yang mengganggu konsolidasi organisasi. Misalnya banyak SK mati yang tiba-tiba hidup sendiri tanpa ada tanda tangan Rois Aam. Ini masalah yang serius," ujar Gus Ipul.

Sebanyak 27 PWNU yang mendukung percepatan muktamar, di antaranya adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I.Yogyakarta, Aceh, Sumut, Sumsel, Sumbar, Bengkulu, Lampung, Kaltim, Kalteng, Kalsel, dan Kalbar.

Selain itu juga Bali, NTT, NTB, Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra, Gorontalo, Sulut, Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Dukungan untuk percepatan muktamar dilakukan usai 27 PWNU bertemu di Jakarta pada Sabtu (20/11) malam.

Beberapa poin dihasilkan dalam pertemuan itu, di antaranya mendukung muktamar dipercepat pada 17-19 Desember 2021 dan mendorong agar regenerasi kepemimpinan PBNU dapat terjadi secara baik dan elegan pada muktamar ke-34 di Lampung. [ray]

Baca juga:
Gus Ipul sebut 27 PWNU Dukung Keinginan Rois Aam Percepat Muktamar Ke-34 NU
Tak Ingin Langgar PPKM, Rais Aam PBNU Sebut Kemungkinan Muktamar NU Dimajukan
PBNU akan Sesuaikan Jadwal Muktamar dengan Aturan PPKM saat Libur Tahun Baru
Muktamar NU Desember 2021 Ditunda karena Ada PPKM Level 3
Dukung Gus Yahya di Muktamar NU, Kiai muda Jatim Sowan ke PWNU Jateng

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini