Gunung Kelud meletus, hujan pasir terasa hingga Malang & Blitar

Jumat, 14 Februari 2014 00:32 Reporter : Moch. Andriansyah
letusan gunung api. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Gunung Kelud meletus. Gunung setinggi 1731 meter dari permukaan laut itu mulai menunjukkan tanda erupsinya sekitar pukul 22.50 WIB. Imbas letusan gunung yang kini berstatus awas itu, hingga sampai di daerah Batu, Malang, Jawa Timur.

Menurut Heru, warga Jombang hujan abu dan kerikil terjadi di daerah Ngantang, Batu, Malang.

"Saya dapat kabar dari saudara saya yang ada di Ngantang, Batu. Selain hujan abu dan kerikil, suasana di sana gelap gulita, karena semua lampu mati sejak pukul 22.00 WIB tadi," katanya saat dihubungi via BBM, Kamis (13/2) malam.

Mendengar kabar dari saudaranya yang bernama Hanum (53) itu, Heru mengaku ikut gelisah dan berniat menyusul saudaranya ke Ngantang untuk membantu evakuasi malam ini juga. "Kasian, saudara saya itu janda. Dia hanya dibantu dua anak laki-lakinya saja," aku Heru.

Sementara itu, hujan abu dan batu juga terjadi di daerah Pare, Kediri. "Infonya, di Pare juga hujan abu dan batu," katanya lagi.

Karena posisi Kelud berada di tiga kabupaten, yaitu Blitar, Kediri dan Malang, imbas letusan itu juga terjadi di tiga kabupaten itu. "Kalau di Jombang, cuma terdengar gledek, saya pikir hujan, ternyata Kelud meletus," kata Somad, warga Jombang dihubungi via telpon seluler [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini