Gunung Anak Krakatau Mengalami Gempa Tektonik Lokal Selama 20 Detik

Senin, 28 Januari 2019 11:33 Reporter : Ya'cob Billiocta
Gunung Anak Krakatau Mengalami Gempa Tektonik Lokal Selama 20 Detik Foto satelit Anak Krakatau. ©2019 Satellite image ©2019 DigitalGlobe, a Maxar

Merdeka.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mengalami satu kali kegempaan tektonik lokal sepanjang pengamatan Senin dini hari hingga pagi.

Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Jumono, pada periode pengamatan 28 Januari 2019, pukul 00.00 sampai dengan 06.00 WIB kengalami Kegempaan tektonik lokal satu kali, amplitudo 15 mm, S-P 5,4 detik, dengan durasi 20 detik.

"Gunung Anak Krakatau juga mengalami Kegempaan Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-4 mm (dominan 1 mm)," ujar Jumono dalam keterangan tertulis.

Visual gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 110 meter dari permukaan laut (mdpl) ini sepanjang pengamatan itu, kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat daya. Suhu udara 27-28 derajat celsius, kelembapan udara 0-0 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini