Gugatan Rhoma Irama Soal Pelanggaran Hak Cipta Lagunya Kandas di Pengadilan

Jumat, 16 April 2021 21:12 Reporter : Erwin Yohanes
Gugatan Rhoma Irama Soal Pelanggaran Hak Cipta Lagunya Kandas di Pengadilan Rhoma Irama. ©2014 merdeka.com/pramirvan datu aprillatu

Merdeka.com - Gugatan pedangdut Rhoma Irama terkait dugaan pelanggaran hak cipta lagu miliknya kandas di Pengadilan Negeri Surabaya. Ayah dari Ridho Rhoma itu diketahui menggugat PT. Sandi Record. Gugatan Rhoma itu tertulis dalam nomor 1/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Sby.

Dalam gugatannya, Rhoma menyebut Sandi Record telah memproduksi dan mengunggah lagu-lagu ciptaan 'raja dangdut' tersebut ke YouTube, dengan ilegal dan tanpa izin. Gugatan itu didaftarkan penasihat hukum Rhoma ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Senin (25/1) lalu.

Atas dugaan pelanggaran hak cipta tersebut, Rhoma melalui kuasa hukumnya meminta Sandi Record untuk membayar ganti rugi sebesar Rp1 miliar atau senilai pendapatan yang diterima dari kanal YouTube.

Dalam data yang tertuang di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Surabaya, gugatan Rhoma ditolak oleh majelis hakim.

"Menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya," demikian bunyi putusan sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim I Ketut Tirta, dikutip merdeka.com, Jumat (16/4).

Selain menolak gugatan Rhoma Irama, hakim juga menghukum penggugat agar membayar biaya perkara sebesar Rp539 ribu.

"Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah Rp. 539.000,00," lanjutnya.

Humas PN Surabaya Martin Ginting saat dikonfirmasi menjelaskan, pertimbangan hakim menolak gugatan ialah, bahwa tergugat dalam hal ini PT Sandi Record telah menunjukkan bukti pembayaran royalti lagu-lagu yang dimilikinya. Sehingga, gugatan yang dilayangkan oleh Rhoma dianggap tidak memenuhi unsur gugatan.

"Gugatannya tidak beralasan, karena menurut dia (Rhoma Irama) belum dibayarkan, ternyata sudah terbayar," katanya.

Dalam persidangan, pihak tergugat atau Sandi Record telah menunjukkan bukti pembayaran royalti lagu-lagu Rhoma. Jumlahnya bahkan mencapai Rp500 juta.

"Ada bukti-bukti dari tergugat yang ditampilkan di persidangan menyatakan bahwa sesuai dengan Undang-undang Hak Cipta itu sudah terbayarkan sekitar Rp500 juta lebih," ucapnya.

Pembayaran Royalti itu, sudah dilakukan Sandi Record ke agen atau kuasa yang ditunjuk oleh Rhoma sendiri.

"Sudah dibayarkan melalui agen Pak Haji Rhoma. Admindo dan ada kuasa-kuasa yang diberikan oleh pak Haji Rhoma. Dan itu sudah bisa dibuktikan," imbuhnya.

Meski tidak mengerti alasan Rhoma mengapa tetap melayangkan gugatan, namun Ginting mengungkapkan jika ada kemungkinan perbedaan persepsi antara penggugat dengan tergugat. Akan tetapi, berdasarkan bukti yang ada, hakim memutuskan jika gugatan yang dilayangkan Rhoma dianggap tidak dapat dibuktikan.

"Karena persepsinya dia mungkin ada hak-hak yang belum terbayar dan sebagainya, itu sah-sah saja. Tapi setelah disidangkan, diperiksa tergugat juga kan punya kesempatan untuk membuktikan sebaliknya," tandasnya. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Hak Cipta Lagu
  3. Rhoma Irama
  4. Surabaya
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini