Gugatan pilkada Gunung Mas ditolak, pemohon tak percaya MK

Rabu, 9 Oktober 2013 18:52 Reporter : Islahudin
Gugatan pilkada Gunung Mas ditolak, pemohon tak percaya MK Gedung Mahkamah Konstitusi. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Pilkada Gunung Mas yang diajukan oleh calon Afridel Jinu dan Ude Arnold Pisy serta pasangan calon Jaya Samaya Monong dan Daldin. Menanggapi ditolaknya permohonannya, Jaya Samaya mengaku kecewa dengan keputusan MK yang mengabaikan bukti-bukti yang dihadirkan dalam persidangan sebelumnya.

Jaya juga menilai dengan ditangkapnya Akil Mochar dan Hambit Bintih, Bupati petahana menurutnya adalah bukti nyata pelanggaran.

"Jelas kecewa dengan keputusan ini. Itu sudah jelas pelanggaran yg dilakukan Hambit Bintih bahkan itu sampai Ketua MK. Suap yang dilakukan Hambit ke Ketua MK menunjukkan sudah jelas ada pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada. Dengan dia menyuap, berarti ada kejanggalan dalam pelaksanaan Pilkada," kata Jaya di Gedung MK, usai persidangan pada Rabu (9/10).

Jaya menilai ada hubungan putusan MK hari ini dengan tangkap tangan yang dilakukan KPK kepada Hambit dan Akil Mochtar.

"Beliau ditangkap tangan, namun meski belum selesai pemeriksaan oleh KPK, kita tetap mengedepankan praduga tak bersalah," ujar Jaya.

Selain kecewa dengan putusan MK hari ini, Jaya mengaku tidak percaya MK lagi. Menurutnya dengan ditangkapnya Hambit dan Akil Mochtar oleh KPK adalah bukti nyata adanya pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada Gunung Mas.

Seperti diketahui, sebelum putusan sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah ini didahului dengan operasi tangkap tangan Ketua MK Akil Mochtar oleh KPK karena diduga menerima suap dari bupati incumbent Hamid Bintih. Usai menangkap Akil, KPK juga menangkap Hamid Bintih. [hhw]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini