Gugat Kasus Payment Gateway Imigrasi, Kaligis Minta Seluruh Eksepsi Ditolak

Rabu, 20 November 2019 15:47 Reporter : Nur Habibie
Gugat Kasus Payment Gateway Imigrasi, Kaligis Minta Seluruh Eksepsi Ditolak OC Kaligis. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Otto Cornelis Kaligis menggugat kasus Payment Gateway Imigrasi Kemenkum HAM. Dia meminta kasus yang menjerat Denny Indrayana sebagai tersangka diusut kembali.

Dia meminta Majelis Hakim menolak seluruh eksepsi dari kepolisian. Hal ini ia sampaikan saat mengajukan replik.

"Kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini berkenan menolak seluruh eksepsi Tergugat I (Bareskrim Polri)," kata Kaligis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/11).

Selain itu, dalam gugatan ini dirinya telah mengajukan 97 orang saksi dan 7 orang ahli serta keterangan dari Denny Indrayana.

"Kemudian dari bagian keuangan, melanggar korupsi pasal 2 pasal 3. Saya ingin tahu, ini di petisinya seperti apa? Di Bu Lisa atau di kejaksaan. Karena waktu itu kejaksaan kelihatannya ogah untuk meluruskan perkara ini," ujarnya.

"Sedangkan kalau di KPK, 2 saksi saja sudah masuk. Ini 90 saksi loh. Jadi kesimpulannya dari gelar perkara polisi bukan saya. Pasal 2 dan pasal 3 itu mengenai Tipikor. Menguntungkan orang lain atau diri sendiri," sambungnya.

Apalagi, kata dia, Denny Indrayana getol meneriakan dirinya koruptor.

"Sekarang kan kita majukan proses ini, karena dia kan paling getol mengatakan kita ini koruptor. Padahal dia sendiri apa, sedangkan banyak orang yang dimajukan KPK belum tentu merugikan keuangan negara. Saya 1 sen pun enggak ada uang negara saya ambil," ucapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menjelaskan dalam berkas jawaban bahwa penyidikan kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Direskrimsus Polda Metro Jaya, yang mana dalam gugatan ini selaku tergugat II. Bareskrim mengatakan dalil penggugat tidak benar yang menganggap tidak ada kejelasan atau kepastian hukum terkait kelanjutan kasus itu. Oleh karenanya Bareskrim meminta hakim menolak gugatan OC Kaligis.

Sementara itu, Polda Metro Jaya selaku tergugat II dalam berkas jawabannya mengatakan dalil penggugat OC Kaligis yang menyatakan polisi tidak melanjutkan penanganan kasus Denny Indrayana keliru. Sebab, Polda Metro Jaya sudah pernah melimpahkan berkas itu ke jaksa Kejati DKI.

Bahwa tergugat II menerima surat dari Kejati DKI Jakarta tanggal 21 November 2018 perihal pengembalian berkas perkara atas nama tersangka Denny Indrayana, selanjutnya tergugat II menindaklanjuti dengan mengirimkan surat kepada Kapolda Metro Jaya tanggal 16 Juli 2019 perihal permohonan pengiriman berkas perkara ke Kejaksaan Agung RI. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini