Gubernur Khofifah Berduka, Mayoritas Prajurit TNI di KRI Nanggala 402 Warga Jatim

Minggu, 25 April 2021 20:32 Reporter : Wisnoe Moerti
Gubernur Khofifah Berduka, Mayoritas Prajurit TNI di KRI Nanggala 402 Warga Jatim KRI Nanggala 402. ©Handout/INDONESIA MILITARY/AFP

Merdeka.com - Kabar KRI Nanggala-402 yang dinyatakan subsunk (tenggelam) menjadi duka mendalam bagi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan warga Jawa Timur. Sebab, mayoritas awak kapal tersebut adalah warga Jawa Timur.

Berdasar data yang diterima, dari total 53 orang prajurit yang berada di dalam kapal tersebut, 47 orang di antaranya adalah warga Jawa Timur.

"Mayoritas adalah warga kami (Jatim). Ada yang dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Bangkalan, Madiun, Probolinggo, Tulungagung, Nganjuk, Kediri, Tuban, dan Banyuwangi," ujar Gubernur Khofifah di sela kunjungan kerjanya di Madiun untuk peluncuran program KUR Porang, Minggu (25/4). Seperti dilansir Antara.

Meski KRI dinyatakan tenggelam, Khofifah masih berharap adanya mukjizat. Mengingat proses pencairan dan evakuasi yang masih tetap dilakukan dengan melibatkan kapal-kapal bantuan negara lain.

Pihaknya juga mengajak masyarakat Jawa Timur tak berhenti berdoa bagi seluruh awak KRI Nanggala-402 agar dapat segera ditemukan.

"Semoga para prajurit KRI Nanggala selamat dan bisa kembali berkumpul kembali dengan keluarga. Mohon bantu doa dari seluruh warga Jatim untuk keselamatan para prajurit," tutur Khofifah berharap.

Sebelumnya kapal selam buatan Jerman tersebut hilang kontak saat sedang berlatih penembakan rudal di perairan Bali.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo.

Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang mengejutkan tersebut.

"Musibah ini mengejutkan kita semua, tidak hanya keluarga 53 awak kapal selam, keluarga Hiu Kencana, maupun keluarga TNI AL tapi seluruh rakyat Indonesia. Kita semua bangsa Indonesia menyampaikan kesedihan yang mendalam atas musibah ini, khususnya pada seluruh keluarga awak kapal, mereka adalah putra-putra terbaik bangsa," kata Jokowi dalam keterangannya, Minggu (25/41).

Jokowi memastikan pencarian kapal selam tersebut akan tetap dilakukan, demi menemukan para ptriot bangsa.

"Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa. Patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. Segala upaya terbaik pencarian dan penyelamatan telah dan masih akan kita lakukan," ucapnya.

Presiden mengajak semua pihak mendoakan para awak kapal selam dan keluarga yang ditinggalkan. "Untuk itu marilah kita semua memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 awak patriot terbaik penjaga kedaulatan negara dan bagi segenap keluarga agar diberikan kesabaran, ketabahan dan kekuatan," katanya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini