Gubernur Kepri Izinkan Warganya Gelar Lomba Peringati HUT ke-75 RI

Selasa, 18 Agustus 2020 17:03 Reporter : Henny Rachma Sari
Gubernur Kepri Izinkan Warganya Gelar Lomba Peringati HUT ke-75 RI Gubernur Kepri Isdianto didampingi istri dan Sejumlah pejabat TNI dan Polri foto bersama. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto mengizinkan warganya mengadakan lomba kerakyatan yang biasa digelar saat HUT ke-75 RI. Padahal, tahun ini peringatan hari kemerdekaan berbarengan dengan Covid-19 yang tengah mewabah.

"Kami tidak melarang, silakan kalau masyarakat ingin merayakan HUT RI dengan aneka lomba permainan rakyat seperti tahun sebelumnya," katanya di Tanjungpinang, Selasa (18/8).

Meski demikian, Isdianto menekankan pelaksanaan lomba dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Agar tidak menambah penyebaran Covid-19.

Dia mengatakan panitia penyelenggara dan peserta wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau cairan pembersih tangan.

"Batasi jumlah peserta yang ikut lomba permainan rakyat. Siapkan fasilitas cuci tangan buat masyarakat," ujarnya.

Salah seorang warga Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, Azli, menyampaikan tahun ini tidak ada pelaksanaan permainan rakyat 17 Agustus di wilayahnya, karena mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Biasanya, peringatan HUT RI di daerah tersebut diisi dengan bermacam lomba permainan tradisional, seperti makan kerupuk, balap karung, panjat pinang, hingga pertandingan bola kaki.

"Meskipun tidak dilarang Pak Gubernur, tapi tetap ditiadakan sampai kondisi pandemi ini stagnan. Apalagi dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Karimun," tutur dia.

Warga Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanungpinang, Jainal, mengaku masih mempertimbangkan mengadakan permainan rakyat di tempat tinggalnya, seperti tahun-tahun sebelumnya saat peringatan HUT Kemerdekaan RI.

"Setiap tahun selalu ada aneka permainan rakyat, tapi untuk tahun ini masih dipertimbangkan, karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih cukup tinggi," ucap dia. Seperti diberitakan Antara. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini