Gubernur Bali Prioritaskan Renovasi Bangunan Sekolah yang Rusak Akibat Gempa

Rabu, 17 Juli 2019 15:05 Reporter : Moh. Kadafi
Gubernur Bali Prioritaskan Renovasi Bangunan Sekolah yang Rusak Akibat Gempa Kerusakan akibat Gempa Bali. ©istimewa

Merdeka.com - Gubernur Bali Wayan Koster akan memanggil Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali, untuk melakukan renovasi sekolah yang rusak akibat gempa berkekuatan 6 magnitudo pada Selasa (16/7) pagi.

"Nanti kita koordinasikan dengan rapat Disdikpora. Yang rusak kita bantu rehab," kata Koster saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Bali, Rabu (17/7).

Sementara untuk bantuan yang akan diberikan tergantung biaya yang dibutuhkan. Selain itu, Koster juga memberikan dukungan positif kepada masyarakat Bali. Karena menurut Koster gempa terjadi kemari bertepatan dengan hari baik bagi warga Bali yakni di bulan Purnama Kasa.

"Itu gempa pertanda baik, jatuhnya di bulan Purnama Kasa. Katanya, ini akan membawa berkah, anugerah akan sejahtera di Bali ini," ujarnya.

Seperti diketahui, akibat gempa hingga saat ini tercatat ada 48 bangun yang rusak di Bali. Di antaranya, Kabupaten Gianyar ada 5 bangunan rusak, Denpasar 1 bangunan rusak, di Kabupaten Badung 36 bangunan rusak, Kabupaten Tabanan 1 bangunan rusak dan Kabupaten Buleleng 2 bangunan rusak dan total nilai kerusakan sementara mencapai Rp 727 juta.

Sementara untuk sekolah yang rusak di Kabupaten Badung, Bali, sebanyak 15 sekolah yang rusaknya mulai dari genteng, plafon dan dinding yang retak.

Catatan 15 sekolah di Kabupaten Badung:

1. SDN 1 Ungasan

2. SMPN 2 Ungasan

3. SDN 5 Ungasan

4. SDN 1 Kutuh

5. SDN 3 Ungasan

6. SMPN 4 Ungasan

7. SMPN 5 Kuta Selatan

8. SDN 11 Jimbaran

9. SMPN 2 Kuta Selat

10. Pelinggih SDN 1 Ungasan

11. SDN 8 Ungasan

12. SMA 1 Kuta Selatan

13. SDN 1 Tuban

14. SDN 2 Tuban

15. SDN 5 Dalung [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Gempa Bali
  2. Wayan Koster
  3. Bali
  4. Denpasar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini