Gibran Belum Tetapkan UMK Solo: Kita Lihat Daerah Sekitar Dulu

Rabu, 30 November 2022 19:39 Reporter : Arie Sunaryo
Gibran Belum Tetapkan UMK Solo: Kita Lihat Daerah Sekitar Dulu Gibran. ©2022 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, belum menetapkan besaran upah minimum kota (UMK). Dia mengaku telah menyerahkan usulan angka UMK Solo tahun 2023 kepada Dewan Pengupahan Kota Solo.

Penyerahan dilakukan saat beraudiensi di balai kota hari ini. Gibran beralasan, penentuan besaran UMK masih menunggu perkembangan daerah sekitar.

"Tunggu dulu, deadlinenya kan masih besok. Kita lihat daerah sekitar dulu, tetapi angkanya sudah saya sampaikan ke kedua belah pihak," ujar Gibran, Rabu (31/11).

2 dari 2 halaman

Gibran juga enggan menyebutkan besaran UMK Solo yang diajukannya kepada Dewan Pengupahan. Saat ditanyakan persentase kenaikan usulan UMK 2023, putra sulung Presiden Jokowi itu juga enggan mengungkapkan.

"Besarnya kita tunggu dulu," tukasnya.

Gibran menambahkan, pihaknya melihat dua sisi untuk menentukan besaran kenaikan UMK. Yakni dari sisi buruh yang menginginkan kenaikan minimal 10 persen dan dari sisi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang sedang dalam proses recovery.

"Kita lihat dari dua sisi. Dari APINDO semuanya kan lagi recovery," katanya.

"Intinya tadi sudah ketemu angkanya. Tapi saya harus nunggu daerah lain dulu. Untuk komparasi juga, ditunggu dulu ya," sambungnya menjelaskan.

Baca juga:
Kenaikan Terendah, UMP Maluku Utara di 2023 Dinilai Belum Ideal
Pengusaha Kabupaten Bogor Tolak Usulan Kenaikan UMK 10 Persen
Tolak UMP DKI Naik 5,6 Persen, Buruh akan Demo Depan Balai Kota Selama Sepekan
UMP DKI Hanya Naik 5,6 Persen, KSPI: Heru Budi Tak Berempati pada Buruh
UMK Kabupaten dan Kota Bogor Direkomendasikan Naik, Ini Besarannya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini