Gerindra Klarifikasi Kader Diduga Terlibat Pencurian 21,5 Ton Solar di Tuban

Selasa, 23 Maret 2021 12:33 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Gerindra Klarifikasi Kader Diduga Terlibat Pencurian 21,5 Ton Solar di Tuban Sufmi Dasco Ahmad. ©2017 dok foto dok ri

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Rahmat Muhajirin dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Dia diduga terlibat dalam kasus pencurian 21,5 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dari Single Point Mooring (SPM) milik PT Pertamina di perairan Tuban, Jawa Timur.

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya akan mengklarifikasi terkait kasus itu. Gerindra akan mengecek apakah kadernya terlibat dalam pencurian itu.

"Saya sudah cek ke fraksi dalam waktu dekat fraksi akan melakukam klarifikasi kepada yang bersangkutan tentunya dengan asas praduga tak bersalah, kita akan cek sejauh mana keebnaran bertia yang ada di media yang beredar," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/3).

MKD, kata Dasco, juga akan mengecek laporan tersebut sudah lengkap atau tidak baik syarat formil maupun materiil.

"Kalau di MKD aporan masuk di klarifikasi, lalu kemudian setelah di verifikasi tentunya akan diketahui apakah pelaporan itu memenuhi syarat formil dan materil kemudian kalau sudah (lengkap) ditindak lanjuti sesuai prosedur yang ada di tata beracara di MKD," tuturnya.

Dasco belum bisa komentar apakah kasus ini ranah pidana atau perdata. Dia belum mendapatkan informasi lengkap baik dari Rahmat maupun MKD.

"Kita asas praduga tak bersalah namun dalam waktu dekat kita akan lakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan," tandas Wakil Ketua DPR ini.

Sebelumnya, Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengamankan kapal MT Putra Harapan yang mencuri 21,5 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dari Single Point Mooring (SPM) milik PT Pertamina di perairan Tuban, Jawa Timur.

Anggota Mahasiswa Pemerhati MIGAS, Syahroni pun melaporkan melaporkan Anggota DPR Fraksi Gerindra, Rahmat Muhajirin yang diduga terlibat pada kasus itu. Dia berharap MKD DPR RI dapat memproses laporan yang ada secara profesional. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini