Gerebek Panti Pijat Plus di Kediri, Polisi Amankan Terapis ABG

Sabtu, 3 Agustus 2019 05:02 Reporter : Imam Mubarok
Gerebek Panti Pijat Plus di Kediri, Polisi Amankan Terapis ABG Pemilik panti pijat plus ditangkap polisi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bisnis esek-esek berkedok panti pijat plus digerebek jajaran Satreskrim Polres Kediri. Polisi mengamankan terapis yang berusia di bawah umur. Total empat terapis yang diamankan, mereka berinisial SB (17), RF (16), ME (18) dan RA (19). Polisi juga menangkap Liyan Permata Putra, pemilik panti pijat asal Perum Wilis Indah Kota Kediri.

Pria berusia 32 tahun ini mengaku menjalani bisnis haram tersebut baru satu minggu. Dalam pemeriksaan tersangka mengaku tarif layanan plus–plus bervariasi mulai dari Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

"Dari hasil penyelidikan Kepolisian ternyata benar adanya prostitusi. Kami akhirnya melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan empat terapis serta pemilik panti pijat," ujar Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal kepada wartawan, Jumat (2/8).

Polisi menyita barang bukti uang tunai Rp1.700.000, alat kontrasepsi, sabun cair, tisu basah serta seprei.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam pasal 88 junto pasal 761 Undang Undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Pijat Plus
  2. Kediri
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini