Geram, 22 Tahanan Polres Serdang Bedagai Aniaya Tersangka Pencabulan Hingga Tewas

Kamis, 12 November 2020 21:20 Reporter : Yan Muhardiansyah
Geram, 22 Tahanan Polres Serdang Bedagai Aniaya Tersangka Pencabulan Hingga Tewas 22 Tahanan Jalani Rekonstruksi. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Kasus TS (43), tersangka kasus pencabulan terhadap putri kandungnya, tewas dalam tahanan Polres Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, ditindaklanjuti Satreskrim Polres Sergai. Sebanyak 22 tahanan lain dijadikan tersangka karena melakukan penganiayaan terhadap pria asal Sei Bamban itu.

Ke-22 tahanan itu bahkan menjalani rekonstruksi di Aula Patriatama Mapolres Sergai, Kamis (12/11) pagi. "Ada 44 adegan yang dilakukan dalam rekonstruksi ini," kata Kasatreskrim Polres Serdang Bedagai AKP Pandu Winata yang memimpin jalannya rekonstruksi.

Ke-44 adegan itu dilaksanakan dengan lancar. TS diperankan tenaga PHL Satreskrim Polres Sergai.

Rangkaian rekontruksi menunjukkan adegan para tersangka menganiaya TS. Akibatnya, pria itu terpaksa dilarikan ke RSUD Sultan Sulaiman. Di sana dia meninggal dunia.

Dari rekonstruksi ini terlihat motif para tahanan menganiaya TS. "Motifnya lantaran para tahanan geram mengetahui kasus yang melibatkan tersangka, sehingga terjadilah penganiayaan yang dilakukan para tersangka," tutup Pandu.

TS merupakan tersangka pencabulan terhadap putri kandungnya, sebut saja Bunga (14). Akibat perbuatannya remaja itu bahkan sampai mengandung.

Istrinya yang mengetahui perbuatan itu melaporkan TS ke Polres Sergai. Petugas Satreskrim kemudian menangkap TS Jumat (25/9) pagi.

Setelah menjalani pemeriksaan, TS dijebloskan ke dalam sel tahanan. Dia digabungkan dengan tahanan lainnya. Penganiayaan pun terjadi hingga pria itu meninggal dunia.

[gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini