Gempa Bali Sebabkan Sejumlah Bangunan di Jawa Timur Rusak

Selasa, 16 Juli 2019 19:44 Reporter : Erwin Yohanes
Gempa Bali Sebabkan Sejumlah Bangunan di Jawa Timur Rusak Ilustrasi Gempa Bumi. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Merdeka.com - Gempa bumi yang mengguncang Nusa Dua, Bali, ternyata berdampak hingga ke beberapa wilayah di Jawa Timur. Gempa tersebut, bahkan sempat merusak beberapa bangunan di Jawa Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Suban Wahyudiono mengatakan, pihaknya mencatat usai gempa awal, terdeteksi ada 9 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 3,2 dan magnitudo terkecil 2,4.

Setidaknya, ada 12 daerah di Jawa Timur yang merasakan 'sengatan' gempa terpusat di Bali tersebut.

Mulai dari Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Probolinggo, Kota Malang, Kota Batu, bahkan hingga Kabupaten Pamekasan, Madura.

"Sejumlah bangunan di beberapa Kabupaten Banyuwangi terpantau mengalami kerusakan ringan. Di antaranya yakni atap masjid di Kecamatan Blimbingsari, atap mushola di Kecamatan Tegaldimo, teras masjid Kecamatan Pesanggaran, dinding retak di Balai Penyuluhan Kecamatan Gambiran," kata Suban dalam keterangan tertulis, Selasa (16/7).

Selain itu, juga ada beberapa bangunan di Kecamatan Srono, Kecamatan Glenmore, Kecamatan Cluring, Kecamatan Tegaldlimo, Kecamatan Banyuwangi, dan di Kecamatan Muncar yang mengalami kerusakan.

Sedangkan di Kabupaten Jember, empat ruangan di RS dr Soebandi Kecamatan Patrang mengalami retak, puskesmas Kecamatan Ambulu dindingnya retak, satu rumah rusak di Kecamatan Kencong, hingga bangunan sebuah sekolah di Kecamatan Ledokombo atapnya jebol.

"Satu orang atas nama Painem, warga Desa Wonosobo, Kecamatan Srono mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Wonosobo," tambahnya.

Terkait dengan bencana ini, pihaknya kini melakukan monitoring di sejumlah Kabupaten Kota se-Jawa Timur. Pihaknya juga, berkoordinasi dengan BPBD di wilayah yang merasakan getaran.

"Kita terus lakukan monitoring," tutup Suban. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Gempa Bali
  2. Gempa
  3. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini