Gelar Resepsi Nikahan Putrinya, Ketua PCNU Jember Terancam Sanksi Langgar Prokes

Jumat, 30 Juli 2021 20:02 Reporter : Muhammad Permana
Gelar Resepsi Nikahan Putrinya, Ketua PCNU Jember Terancam Sanksi Langgar Prokes Bupati Jember Hendy Siswanto. ©2021 Merdeka.com/Muhammad Permana

Merdeka.com - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin terancam mendapat sanksi hukuman pelanggaran protokol kesehatan. Hal ini setelah ia kedapatan tetap menggelar pesta perkawinan putrinya di masa pandemi.

Pesta digelar di pesantren yang diasuh Gus Aab -panggilan akrabnya- di Dusun Krajan, Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari pada Rabu (28/7) lalu.

"Di pernikahan tersebut, sepertinya melanggar prokes. Lalu pada tanggal 29 Juli petugas kita sudah turun untuk memeriksa. Kemudian pada 30 Juli kita lakukan sidang," kata Bupati Jember, Hendy Siswanto saat menggelar konferensi pers pada Jumat (30/7) didampingi Dandim dan Kapolres Jember.

Diakui Hendy, saat awal pemberlakuan PPKM pada 3 Juli 2021 lalu, Satgas Covid-19 Jember yang ia pimpin belum melakukan penindakan secara tegas. Sebab, ia memilih untuk mengutamakan pendekatan sosialisasi kepada masyarakat. Namun langkah halus itu ternyata tidak menurunkan penambahan kasus harian Covid di Jember.

"Kenapa kok baru sekarang? Karena kita masih memberikan toleransi. Tetapi ternyata banyak sekali korban. Jadi sejak dua hari yang lalu, tanggal 28 Juli, kami sudah mulai menerapkan Instruksi Mendagri terkait tindakan nyata bagi siapa yang melakukan pelanggaran. Ini ikhtiar kita untuk menekan penyebaran Covid-19," jelas Hendy.

Dengan digelarnya sidang pelanggaran prokes di masa PPKM, Gus Aab terancam hukuman kurungan 15 hari atau denda Rp 10 juta. "Jangan dilihat nominal dendanya. Tetapi ini soal keselamatan nyawa. Pemerintah serius melindungi dan menyelamatkan nyawa rakyat. Mohon semuanya untuk jangan coba-coba melanggar prokes," tegas Hendy.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Jember, AKBP Arif Rachman Arifin. "Kita akan proses semuanya tanpa pandang bulu," ujar Arif singkat.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bangsalsari, AKP I Putu Adi Kusuma mengaku, sejak beberapa hari sebelumnya sudah mendapat pemberitahuan dari keluarga Gus Aab. Saat itu mereka menyatakan akan menggelar acara pernikahan hanya berupa akad nikah, tanpa disertai pesta dan tidak akan mengundang banyak orang.

Namun, dalam sejumlah foto yang beredar, nampak perkawinan putri Gus Aab digelar dengan dihadiri ratusan orang. Sebagian besar tidak mengenakan masker saat berfoto dengan mempelai.

"Begitu ramai orang, kita langsung ke sana bersama Babinsa untuk memberikan teguran. Lalu mereka berjanji tidak ada pesta lagi," papar Putu.

Hingga berita ini ditulis, Gus Aab belum menanggapi upaya konfirmasi yang dilakukan melalui telepon dan WA. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini