Gelapkan barang bukti sabu, 8 anggota Polres Sukabumi ditangkap

Senin, 7 Mei 2018 06:23 Reporter : Merdeka
Gelapkan barang bukti sabu, 8 anggota Polres Sukabumi ditangkap Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Polisi meringkus delapan anggota Polres Sukabumi yang diduga terlibat penggelapan barang bukti narkotika jenis sabu hasil dari penggeledahan lokasi operasi narkoba.

Kabid Humas Polda Jawa Barat AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, kedelapan polisi itu diamankan pada (3/5) sekitar pukul 21.00 WIB di Mapolres Sukabumi.

"Ya (benar). Masih proses pendalaman di Bid Propam Polda ya serta pendalaman di Dir Res Narkoba Polda Jabar," tutur Trunoyudo saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Minggu (6/5).

Menurut Trunoyudo, para polisi yang dibekuk penyidik memang merupakan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi. Identitas mereka adalah Iptu Sukarno, Aipda Ipan Safari, Bripka Borju R Sihombing, dan Bripka Fajar.

Kemudian Brigadir Anggi Aprinal, Brigadir Deden Zulhamsyah, Briptu Bayu Muhamad Rhamadan, dan Bripda Cep Sudenda.

Pengungkapan kasus itu sendiri diawali dari informasi yang diterima penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar bahwa ada dugaan praktik penggelapan barang bukti hasil sitaan narkoba atas operasi yang sebelumnya digelar.

"Tim langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan terhadap rumah kontrakan terduga pelaku Aipda Ipan Safari di mana hasil dari penggerebekan dan penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu," jelas dia.

Di rumah itu, sejumlah barbuk sabu yang digelapkan antara lain satu paket besar sabu seberat 170,67 gram, satu paket sedang seberat 8,4 gram, dan satu paket kecil seberat 0,8 gram.

Ada juga dua paket kecil yang dibungkus plastik klip dibalutkan tisu dan lakban warna hitam seberat 2,43 gram.

Pemilik kontrakan yakni Aipda Ipan Safari mengakui bahwa sabu tersebut memang merupakan hasil penyisiran di sekitar TKP operasi narkoba yang pelakunya melarikan diri. Namun para oknum polisi itu diduga tidak melaporkannya ke Kaur Bin Ops dan Kasat Narkoba Polres Sukabumi.

"Diduga barang bukti tersebut sudah disimpan selama kurang lebih satu minggu di rumah kontrakan Aipda Ipan Safari," Trunoyudo menambahkan.

Kronologi penangkapan

Kabid Humas Polda Jawa Barat AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, awalnya tim satuan narkoba dari Polres Sukabumi melakukan penggerebekan dan penggeledahan kepemilikan narkotika di Hotel Ratu Sagara, Pelabuhan Ratu pada Kamis (26/4) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Di dalam kamar nomor 11 yang diduga dihuni oleh pelaku yang berhasil melarikan diri atau kabur," tutur Trunoyudo.

Dalam proses penggerebekan itu, tim menemukan informasi dalam sebuah ponsel pelaku yang kabur bahwa ada paket narkoba yang diletakkan di sekitaran plang TK Tunas Kencana, Perum Tamansari, Palabuhanratu, Sukabumi. Setelah dicek, ternyata benar ada barang haram yang disembunyikan di sana.

"Kemudian dipindahkan sebagian narkotika jenis sabu tersebut ke dalam kantong plastik, untuk disisihkan atau dikuasai pribadi," jelas dia.

Mereka beralasan, barang bukti sabu sengaja disisihkan sebagian atas dasar usulan dan inisiatif para anggota, untuk diberikan kepada cepu atau informan dalam rangka dinas.

"Adapun hasil tes urine terhadap delapan anggota Polres Sukabumi, terdapat dua personel yang diketahui Positif mengandung zat adiktif mphetamine. Antara lain Aipda Ipan Safari dan Brigadir Deden Zulhamsyah," Trunoyudo menjelaskan.

Sejumlah barang bukti pun disita di antaranya, dari kontrakan Aipda Safari terdapat satu paket besar sabu seberat 170,67 gram, satu paket sedang seberat 8,4 gram, dan satu paket kecil seberat 0,8 gram. Ada juga dua paket kecil yang dibungkus plastik klip dibalutkan tisu dan lakban warna hitam seberat 2,43 gram.

Kemudian dari Iptu Sukarno ada satu paket besar seberat 216 gram dan satu paket kecil seberat 0,58 gram yang berada di Kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi.

Sementara dari tangan Briptu Bayu Muhamad Rhamadan, ada dua paket kecil seberat 1,04 gram yang diamankan dari rumah dinasnya di kawasan Palabuhanratu, Sukabumi.

Selebihnya, oleh petugas yang juga terlibat penggelapan sabu itu, barang bukti ada yang tidak jadi diambil. Namun beberapa sudah diberikan kepada cepu atau informan dan dibuang ke toilet.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [rzk]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini