Garut Tertahan di PPKM Level 3 karena Kemenkes Ambil Data Lebih Awal

Selasa, 16 November 2021 11:49 Reporter : Mochammad Iqbal
Garut Tertahan di PPKM Level 3 karena Kemenkes Ambil Data Lebih Awal Ilustrasi. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Kabupaten Garut menjadi salah satu dari sembilan daerah di Jawa Barat yang masih harus melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana menyebut bahwa hal itu terjadi karena Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terlalu awal mengambil data vaksinasi.

"Jadi kita itu masih tertahan di level 3 (PPKM). Setelah ditelisik barusan kita kroscek ke Kemenkes ternyata bukan karena angka kita capaian di bawah, tapi karena hitungan kita secara akumulasi sudah di 53 persen, kemudian lansia itu di 42 persen, kendalanya adalah bahwa setelah dianalisis kenapa kita di level 3 karena pengambilannya itu data di hari Minggu (14/11) sore," kata Nurdin, Selasa (16/11).

Ia menjelaskan bahwa di waktu pengambilan data itu, posisi capaian vaksinasi masyarakat lanjut usia masih di angka 39,73 persen. Data tersebut kemudian berubah di malam harinya setelah petugas memasukkan data.

"Padahal setelah kita berjuang sudah di 42 persen. Sebetulnya ending (pengambilan data Kemenkes) itu di hari senin pengambilan itu. Itu diambil hari minggu sore sehingga posisi kita terekam di 39,73 persen. Itulah prosesnya seperti itu, jika pengambilan lebih dulu, diakumulasikan Senin malam, (data) Minggu malam tidak keambil," jelasnya.

"Padahal teman-teman ngelembur sampai malam untuk memasukkan data vaksinasi. Karena diambilnya sore, malamnya (data) yang sudah masuk sampai larut malam itu tidak terekam di yang malamnya," tambahnya.

Walau begitu, Sekda mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan putus asa dan menerima kondisi saat ini, termasuk tidak akan mengendurkan kegiatan vaksinasi.

"Cuma kemarin teman-teman nakes (tenaga Kesehatan) minta agar ada bentuk dispensasi, untuk minggu ini hari Minggu ini mereka off (tidak melakukan vaksinasi), tidak seperti hari-hari biasanya. Karena kecapekan, enggak istirahat mereka, minggu depan mungkin off dulu, hari berjalan tetap akan melaksanakan seperti biasa," ungkapnya.

Ia juga meminta masyarakat Garut untuk tetap menaati aturan PPKM level 3 seperti sebelumnya. Para pelaku usaha wisata pun diminta untuk bersabar. "Sebetulnya secara prinsip sudah selesai, secara pragmatis kita sudah di level dua harusnya, secara administratif lah barang kali kita masih di posisi (PPKM) level 3 karena hal tadi," ucapnya.

Kabupaten Garut diketahui menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang masih harus memberlakukan PPKM level 3 bersama Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bandung. Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 60 tahun 2021. [cob]

Baca juga:
Tetap Di Level 2 PPKM, Tangerang Selatan Terganjal Capaian Vaksinasi Mandek
Satpol PP Solo Setiap Hari Temukan Ratusan Siswa Nongkrong Seusai PTM
PPKM Jawa-Bali Kembali Diperpanjang 2 Pekan ke Depan, Daerah Level 1 Bertambah 5
Vaksinasi di Ciamis Lampaui 50%, PPKM Level 1 Ditargetkan Awal 2022
Mobilitas Penduduk di Oktober 2021 Alami Perbaikan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini