Ganjar Soal Pro Kontra Daging Anjing: Kalau Pinter Masak, Dagingnya Ganti Kambing Aja

Kamis, 5 Desember 2019 12:51 Reporter : Arie Sunaryo
Ganjar Soal Pro Kontra Daging Anjing: Kalau Pinter Masak, Dagingnya Ganti Kambing Aja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menanggapi pro dan kontra pelarangan daging anjing di wilayah Solo Raya. Menurutnya, para kepala daerah tidak harus membuat Perda (peraturan daerah), asalkan ada progres minimal pengurangan atau kalau bisa penghapusan.

"Saya hanya minta, karena kemarin ada teman-teman yang protes, jadi kita memikirkan cukup serius. Tidak harus perda sebenarnya, tapi ada satu progres menuju minimal pengurangan, syukur bisa penghapusan," ujar Ganjar seusai menghadiri acara 'Bursa Kerja Inklusi Solo Raya' di Graha Wisata Niaga, Solo, Kamis (5/12).

Ganjar mengingatkan akan tingginya bahaya penyakit rabies yang ditularkan melalui anjing. Ganjar menjelaskan, anjing bukanlah jenis hewan konsumsi manusia, sehingga perlu dikurangi untuk menjual daging hewan tersebut.

Ganjar juga menghargai sikap Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang belum bisa menindaklanjuti larangan gubernur itu. Apalagi masih banyak yang perlu dicarikan solusi terkait pekerjaan para penjual daging anjing ke depannya.

"Sebenarnya kalau memang dia ahlinya masak, dagingnya ganti daging kambing saja. Anjingnya ganti kambing apa ayam, apa yang lain. Sehingga mereka tetap bisa bekerja di dunia itu," tandasnya.

Sebelumnya Ganjar meminta pemerintah daerah di wilayah Solo Raya (Solo, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sragen dan Wonogiri) melarang warganya mengkonsumsi daging anjing. Instruksi Ganjar tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari perwakilan Dog Meet Free Indonesia bahwa sebanyak 13.700 ekor anjing dibantai di Solo Raya untuk dikonsumsi dagingnya.

Baca Selanjutnya: FX Hadi Rudyatmo Masih Cari...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini