Ganjar Pertimbangkan Potensi Gelombang II Covid-19 Sebelum Terapkan New Normal

Selasa, 2 Juni 2020 22:57 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Ganjar Pertimbangkan Potensi Gelombang II Covid-19 Sebelum Terapkan New Normal Ganjar Pranowo. liputan6.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan tidak ingin buru-buru menerapkan kebijakan new normal. Sebab, angka reproduksi atau potensi penularan dari virus covid-19 terus menunjukkan penurunan angka kurang dari satu.

"Persiapan menuju normal baru terus kami lakukan, meskipun saya belum tergesa-gesa menerapkan itu. Saya lebih suka kita menyiapkan dengan baik agar clear betul persiapannya," kata Ganjar Pranowo, Selasa (2/6).

Menurutnya, normal baru akan dilakukan apabila setiap institusi, lembaga, tempat ibadah, sekolah dan tempat publik lain di Jateng benar-benar menyiapkan ini dengan baik. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan sudah tumbuh.

"Kami tidak akan gegabah, tapi angka dari Bappenas itu tetap kami jadikan satu pegangan. Saya khawatir masih ada gelombang kedua, gelombang ketiga dan lainnya. Kami juga terus mengontrol daerah-daerah yang masih fluktuatif kasusnya seperti Kota Semarang," ungkapnya.

Nantinya yang harus dilakukan adalah terus mengedukasi masyarakat terkait protokol pencegahan Covid-19. Sehingga nanti kalau angka itu turun terus bahkan lebih rendah, maka masyarakat sudah siap sebagai kebiasaan baru.

"Saya minta Bupati Wali Kota untuk giat mensosialisasikan itu agar masyarakat terbiasa. Selain itu, daerah yang hijau juga harus dipertahankan, awasi perbatasan agar daerahnya tetap terjaga dengan baik," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Hingga saat ini, banyak orang yang bertanya kapan normal baru diterapkan di Jawa Tengah. Menurutnya, penerapan itu tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pihaknya masih menghitung betul adanya kemungkinan gelombang kedua, ketiga dan seterusnya. Sehingga semua harus disiapkan termasuk penanganan kesehatan.

"Penerapan normal baru itu bukan berarti urusan pandemi selesai. Kita harus menyiapkan betul antisipasi yang ada, jangan sampai diterapkan normal baru kita lengah dari sisi kesehatan apabila terjadi gelombang selanjutnya," jelasnya.

Penurunan angka penularan covid-19 di Jateng lanjut Ganjar tetap akan menjadi pedoman. Hal itu menjadi poin penting untuk sosialisasi kepada masyarakat.

"Sekarang saja masih ada masyarakat yang tidak mau pakai masker, jadi masih banyak hal yang harus disiapkan," ungkapnya.

Sekadar diketahui, Bappenas menyebut bahwa Jateng, Jabar dan Kalimantan Utara sebagai tiga provinsi dengan angka reproduksi efektif (Rt) kurang dari 1 minimal 14 hari berturut-turut. Bahkan, kondisi Rt kurang dari 1 Jateng sudah terjadi selama 42 hari. [ray]

Baca juga:
Kemendikbud Siapkan Aturan Kegiatan Belajar Mengajar saat New Normal
Di Kenormalan Baru, INACA Sepakat Kapasitas Angkut Penumpang Pesawat Hanya 70 Persen
Mal di Malang Kembali Beroperasi, Pengunjung Wajib Isi Buku Tamu
APPBI Keberatan Pengelola Mal Diharuskan Tes Corona Seluruh Karyawan Saat New Normal
Masuk Era Kenormalan Baru, Pemerintah Minta Pengusaha Rekrut Kembali Pekerja di-PHK

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini